Suara.com - Belum reda kabar Lee Soo Man yang mundur dari SM Entertainment. kali ini berita mengejutkan datang dari saham miliknya yang ia jual ke HYBE. Kabari ini membuat profil HYBE Corporation pun menjadi sorotan publik.
Sebelumnya, memang meskipun sudah keluar dari SM, Lee Soo Man memang memegang saham terbesar di SM. Ini artinya, kini HYBE telah menjadi pemegang saham terbesar SM senilai 14,8%. Kenali lebih jauh tentang profil HYBE Entertainment melalui artikel berikut!
Profil HYBE Corporation
Melansir dari laman resmi HYBE, agensi musik di Korea Selatan yang membawa misi we believe in music atau kami percaya pada musik ini didirikan pada tahun 2005 lalu oleh Bang Si-Hyuk di bawah naungan Big Hit Entertainment.
Perusahaan ini meraih keuntungannya sebagai label rekaman, produsen musik, agensi bakat, konser, dan penerbit musik rumahan. Pundi-pundi keuntungan ini diperoleh dari bermacam anak perusahaan seperti Big Hit Music, Pledis Entertainment, ADOR, Source Music, Belift Lab, dan Koz Entertainment.
Awalnya, HYBE beroperasi sebagai perusahaan privat. Sampai akhirnya, di tahun 2020 lalu, secara resmi HYBE telah terdaftar dalam Bursa Korea (KRX). Sampai saat ini, Bang Si Hyuk masih menjadi pemegang saham terbesar di sana senilai 31,8%.
Nama HYBE Corporation sendiri ditetapkan pada 19 Maret 2021. Sementara itu Big Hit Entertainment telah menjadi Big Hit Music dan menjadi divisi label di bawah HYBE.
Kesuksesan HYBE
Semenjak popularitas BTS semakin melejit, HYBE secara perlahan mulai menggeser dominasi tiga perusahaan hiburan terbesar di Korea Selatan yaitu SM Entertainment, JYP Entertainment, dan YG Entertainment.
Baca Juga: HYBE Incar Akuisisi 43,7% Saham SM Entertainment
Selain BTS, keberadaan HYBE sebagai agensi semakin dikenal berkat girl group New Jeans yang berada di bawah naungan ADOR.