Dari hasil investigasi, Setu mengungkap bahwa Thoha awalnya mengaku rekening yang akan diambil uangnya tersebut adalah rekening milik ayah Thoha yang sedang sakit, maka dari itu Thoha meminta tolong Setu untuk mengambilkan uang di rekening Muin.
Teller BCA terkecoh
Perawakan Setu yang mirip dengan Muin pun membuat teller BCA cabang Indrapura, Surabaya bernama Maharani terkecoh.
Maharani mengaku bahwa perawakan Setu sangat mirip dengan Muin, ditambah lagi Setu menggunakan masker sehingga wajah aslinya tertutupi. Tanpa ragu, Maharani pun melayani permintaan penarikan tunai oleh Setu sesuai prosedur.
Ia pun memberikan uang tunai senilai Rp345 juta yang diminta Setu untuk ditarik dari rekening milik Muin. Bahkan, Setu pun sudah tahu bentuk tanda tangan Muin sehingga hal tersebut membuat Maharani tidak curiga.
Muin sadar kehilangan uang
Sepulangnya dari sholat jumat, Muin pun sempat tidak menyadari kehilangan uang di rekeningnya, sampai akhirnya Muin menyadari uangnya di rekening raib.
Uang digunakan untuk istri berobat
Ternyata, uang yang ada di rekening Muin merupakan uang hasil menjual 2 rumah Muin di Surabaya dan Sidoarjo. Uang ratusan juta itu pun awalnya ditabung Muin untuk membiayai sang istri, Putri Aryani untuk berobat karena mengalami sakit komplikasi sejak lama. Hal ini pun diungkap oleh anak Muin, Dewi saat ditemui oleh wartawan.
Baca Juga: Kronologi Tukang Becak Kuras Habis Uang Nasabah BCA Rp320 Juta, Salah Korban?
"Rencananya, uang itu kan untuk berobat. Sudah berobat ke RS William Booth. Sisanya untuk pengobatan selanjutnya. Ibu saya punya riwayat sakit komplikasi," kata Dewi.