Suara.com - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono berharap daerah penyangga ibu kota ikut menggelar acara malam pergantian tahun 2023. Tujuannya untuk memecah konsentrasi pengunjung agar tidak hanya datang ke Jakarta saat perayaan.
Apalagi di Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sendiri akan menggelar acara akbar untuk perayaan tahun baru. Mulai dari malam tanpa kendaraan atau car free night di Jalan Sudirman-Thamrin, serta puncak acara di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
"Tentunya, harapan kami dari Pemda DKI di kota-kota sekitar Jakarta kan juga ada," ujar Heru di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (22/12/2022).
Heru juga sudah menginstruksikan jajarannya untuk mengadakan acara perayaan tahun baru di enam wilayah kota dan kabupaten. Hal tersebut juga bertujuan untuk memecah massa agar tak hanya datang ke TMII atau car free night saja.
"Ya kalau DKI kan masing-masing Wali Kota saya udah minta ada kgiatan di masing-masing tingkat Kota. Itu juga untuk memecah massa yang ingin ikut tidak di satu titik," ucapnya.
Namun, ia tak mempersalahkan jika nantinya warga luar Jakarta, khususnya daerah penyangga sangat antusias ikut acara tahun baru di ibu kota. Ia berharap berbagai kegiatan di Jakarta tetap lancar lewat berbagai upaya pengamanan.
"Tapi kan kalaupun ada magnet masuk ke Jakarta, inginnya ke Jakarta. Doain saja mudah-mudahan aman," katanya.
Diberitakan sebelumya, Pemprov DKI Jakarta bakal menggelar serangkaian acara pada malam tahun baru 2023, 31 Desember mendatang. Namun, pusat acara peringatan pergantian tahun ini akan berlokasi di TMII, Jakarta Timur.
Sebelum pandemi Covid-19 melanda, Bundaran Hotel Indonesia (HI) biasanya selalu dipilih sebagai lokasi pusat acara malam tahun baru.
Baca Juga: Perayaan Malam Tahun Baru, Ancol Tutup Unit Rekreasi Lebih Awal Kecuali Pantai
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Andhika Permata mengatakan, pihaknya memilih TMII karena lokasi ini merupakan salah satu ikon destinasi wisata di Jakarta.