Kayak Orang Linglung Dicecar Jemaah, Penganiaya Imam Masjid di Pondok Gede Ternyata Kakek-kakek Depresi

Jum'at, 02 Desember 2022 | 14:10 WIB
Kayak Orang Linglung Dicecar Jemaah, Penganiaya Imam Masjid di Pondok Gede Ternyata Kakek-kakek Depresi
Kayak Orang Linglung Dicecar Jemaah, Penganiaya Imam Masjid di Pondok Gede Ternyata Kakek-kakek Depresi. (tangkapan layar/ist)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Polisi menyebut pria yang menganiaya imam Masjid Ar Rahman, Jatiwaringin, Pondok Gede, Bekasi saat memimpin salat Magrib berjamaah diduga depresi. Hal ini diketahui berdasar keterangan dari pihak keluarga pelaku. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menyampaikan bahwa pelaku merupakan lansia berinisial SK (70) yang berlokasi tempat tinggal tak jauh dari Masjid Ar Rahman. 

"Pihak keluarganya memberikan keterangan bahwa orang tuanya sedang mengalami depresi," kata Zulpan kepada wartawan, Jumat (2/12/2022).

Kasus pria misterius yag menganiaya imam masjid di kawasan Pondok Gede saat memimpin salat. (tangkapan layar/ist)
Kasus pria misterius yag menganiaya imam masjid di kawasan Pondok Gede saat memimpin salat. (tangkapan layar/ist)

Menurut keterangan saksi, kata Zulpan, pelaku seperti kebingungan saat ditanya alasannya memukul imam masjid. 

"Selesai salat Magrib beberapa jamaah bertanya kepada pelaku kenapa memukul dan pelaku hanya menjawab 'saya tidak tau'," ungkap Zulpan. 

Kendati diduga depresi, Polsek Pondok Gede berupaya untuk tetap memeriksa pelaku. 

Viral

Peristiwa pemukulan terhadap imam Masjid Ar Rahman, Jatiwaringin, Pondok Gede, Bekasi ini terekam kamera hingga videonya viral di media. Video tersebut salah satunya diunggah akun Instagram @bekasi_24_jam. Dalam keterangannya disebut terjadi pada Kamis (1/12/2022).

"Pemukulan terhadap imam masjid tersebut terekam CCTV," tulisnya. 

Baca Juga: Jadi Makmum Salat, Pria yang Aniaya Imam Masjid di Pondok Gede Masih Berkeliaran

Zulpan ketika itu mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI