Suara.com - Seorang umat Muslim yang ingin disegerakan bertemu dengan jodohnya bisa mengamalkan sholat hajat jodoh. Seperti apa cara sholat hajat jodoh yang benar?
Saat seseorang ingin segera bertemu dengan belahan njiwanya, maka dianjurkan untuk berserah diri memohon diberikan petunjuk oleh Allah SWT. Salah satu bentuk berserah diri dan memohon pertolongan adalah dengan menjalankan tata cara sholat hajat jodoh yang benar.
Sebagian ulama menganjurkan untuk mengerjakan sholat hajat jodoh karena hukumnya sunnah. Namun, sebagian juga tidak menganjurkan sholat hajat jodoh seperti dalam hadis dari Utsman bin Hunaif berikut.
"Seorang buta datang kepada Nabi lalu mengatakan, “Berdoalah engkau kepada Allah untukku agar menyembuhkanku.” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Apabila engkau mau, aku akan menundanya untukmu (di akhirat) dan itu lebih baik. Namun, apabila engkau mau, aku akan mendo’akanmu.” Orang itu pun mengatakan, “Do’akanlah.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu menyuruhnya untuk berwudhu dan memperbagus wudhunya serta shalat dua rakaat kemudian berdoa dengan doa ini, “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dan menghadap kepada-Mu dengan Muhammad Nabiyyurrahmah. Wahai Muhammad, sesungguhnya aku menghadap kepada Rabbku denganmu dalam kebutuhanku ini agar ditunaikan. Ya Allah, terimalah syafa’atnya untukku.” (HR. Ibnu Majah no. 1385 dan Tirmidzi no. 3578. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih)
Tata Cara Sholat Hajat Jodoh
Berikut ini panduan cara sholat hajat jodoh yang benar lengkap dengan bacaan niat sholat hajat.
1. Ambil wudhu sebagaimana menjalankan sholat fardhu seperti biasanya
2. Baca niat sholat hajat jodoh bersamaan takbiratul ikhram. Niat sholat hajat sebagai berikut:
Ushalli sunnatal haajati rak'ataini lillahi ta'alaa
Artinya: "Aku (niat) sholat sunat hajat 2 rakaat, karena Allah Ta'ala."