Suara.com - Sidang kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (28/11/2022).
Sosok eks Kadiv Propam tersebut kini kembali dicecar dengan segudang pertanyaan hakim dan memberikan pembelaannya terhadap perbuatan terhadap ajudannya sendiri tersebut.
Sambo juga dalam satu kesempatan menyinggung tentang praktik tambang ilegal di Kalimantan Selatan yang turut menyeret nama Kabareskrim Polri.
Adapun sidang itu diwarnai dengan segudang momen heboh yang turut tertangkap kamera. Yakni dari kehadiran sosok wanita misterius yang menerobos masuk ruang sidang hingga sejumlah pengakuan dari para saksi yang turut dihadirkan.
Berikut sederet momen heboh di sidang lanjutan Ferdy Sambo.
Momen keluh kesah anak buah Sambo

Sidang tersebut juga turut menghadirkan Ridwan Soplanit, eks Kasat Reskrim Polres Jaksel yang turut terseret dalam skenario rekayasa Sambo.
Ridwan menuangkan sejumlah keluh kesalnya sebagai anak buah yang dikorbankan dalam kasus yang menimpa Sambo yang merupakan sosok Perwira senior.
"Mungkin sebelum saya beralih yang lain, pertanyaan saya ke Pak Sambo, kenapa kami harus dikorbankan dalam masalah ini?" kata Ridwan dalam persidangan.
Akibat mengikuti skenario palsu Ferdy Sambo, Ridwan Soplanit harus mendapatkan hukuman demosi 8 tahun. Ridwan juga harus menerima penanganan berupa ditempatkan di tempat khusus atau Patsus Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat selama 30 hari.
Sambo singgung soal tambang ilegal