Suara.com - Pengabdian Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima TNI sebentar lagi purnabakti. Bursa nama calon Panglima TNI pun menghangat.
Kekinian, Presiden Jokowi disebut akan mengirim surat presiden (surpres) terkait pergantian Panglima TNI ke DPR RI pada Rabu (23/11/2022) hari ini.
Hal ini seperti dikatakan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno di Istana Negara sebagaimana dilansir Antara, Rabu hari ini. "Kami (Istana) sudah menghitung bahwa pada hari ini akan dikirim kepada DPR surpresnya," kata Pratikno.
Dia menjelaskan, calon panglima TNI bisa berasal dari tiga kepala staf matra TNI ataupun mantan kepala staf yang masih aktif sebagai anggota TNI. "Kalau calon panglima TNI pasti dari kepala staf atau mantan kepala staf yang masih aktif. Kan gitu aja, clue-nya itu," ujar Pratikno.
Diketahui, Panglima TNI saat ini, Jenderal TNI Andika Perkasa, akan memasuki usia pensiun pada akhir Desember 2022.
Andika Perkasa dilantik Presiden Jokowi menjadi Panglima TNI pada tanggal 17 November 2021 sesuai Surat Keputusan Presiden Nomor 106/TNI 2021. Andika saat itu menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto.
Berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, usia pensiun prajurit paling tinggi ialah 58 tahun bagi perwira dan 53 tahun bagi bintara dan tamtama. Andika lahir pada tanggal 21 Desember 1964 atau 57 tahun lalu, sehingga pada 21 Desember 2022 dia berusia 58 tahun.
Menurut UU TNI tersebut, panglima TNI diangkat dan diberhentikan oleh presiden setelah mendapat persetujuan dari DPR. Jika DPR tidak menyetujui calon panglima usulan presiden, maka presiden lalu mengusulkan calon pengganti.
Jenderal Matra Darat Paling Sering Diangkat
Baca Juga: Jokowi Kirim Surpres Ke DPR Hari Ini, Pratikno Ungkap Sosok Panglima TNI Yang Baru
![Anggota TNI mengikuti apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan VVIP Presidensi G20 di Denpasar, Bali, Senin (7/11/2022). [ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/hp].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/11/08/24647-anggota-tni-ilustrasi-prajurit-tni-apel-pengamanan-vvip-presidensi-g20.jpg)
Jika menilik sejarah militer di Indonesia, jenderal bintang empat dari matra darat paling banyak duduk mengisi jabatan Panglima TNI.