Kronologi Tabrakan Pesawat Dallas Airshow, Libatkan 2 Pesawat Menghantam Tanah dan Meledak

Rifan Aditya Suara.Com
Senin, 14 November 2022 | 13:59 WIB
Kronologi Tabrakan Pesawat Dallas Airshow, Libatkan 2 Pesawat Menghantam Tanah dan Meledak
tabrakan pesawat Dallas Airshow (twitter)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Pada hari Sabtu, 12 November 2022, dua pesawat militer tabrakan di Dallas, Texas, Amerika Serikat. Seperti apa kronologi tabrakan pesawat Dallas Airshow?

Menurut Administrasi Penerbangan Federal (FAA), pesawat era Perang Dunia II tersebut saling menubruk pada saat bermanuver pertunjukan dalam rangka Wings Over Dallas Airshow 2022, sekitar pukul 13.20 waktu setempat.

Setelah saling bertabrakan, keduanya kemudian terbakar dan jatuh, hingga menyebabkan gumpalan asap hitam mengepul ke langit. Diketahui, dua pesawat yang saling menabrak adalah pesawat Boeing B-17 Flying Fortress dan P-63 Kingcobra.

  • B-17 adalah pesawat pengebom bermesin empat dan memiliki peran besar dalam memenangkan perang udara melawan Jerman pada Perang Dunia II. Reputasi baiknya membuat pesawat B-17 ini menjadi pengebom yang paling banyak diproduksi.
  • Sedangkan P-63 Kingcobra adalah pesawat tempur yang dikembangkan selama Perang Dunia II oleh Bell Aircraft. Pesawat tempur ini hanya digunakan dalam pertempuran oleh Angkatan Udara Soviet saja.

Banyak yang bertanya-tanya, bagaimana peristiwa nahas itu bisa terjadi? Seperti apa kronologi tabrakan pesawat Dallas Airshow? Mari simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Kronologi Tabrakan Pesawat Dallas Airshow

Beberapa video yang diunggah di media sosial menunjukkan sebuah adegan dramatis dari kedua pesawat yang saling bertabrakan. P-63 Kingcobra yang berukuran lebih kecil tampak menukik menuju B-17 yang saat itu terbang lebih rendah, dan kemudian terjadilah tabrakan antar keduanya.

Usai pesawat tabrakan, tampak terbakar dan pecah menjadi beberapa bagian sebelum akhirnya menghantam tanah dan meledak. Otoritas setempat tidak menyebutkan berapa banyak orang yang berada dalam pesawat, dan mereka juga belum mengonfirmasi berapa banyak jiwa yang menjadi korban dalam tragedi tersebut.

Hanya saja, presiden perusahaan yang mengadakan pertunjukan, yaitu Hank Coates menuturkan bahwa B-17 Flying Fortress biasanya diisi empat sampai lima awak.

Sedangkan pesawat tempur P-63 Kingcobra, hanya memiliki satu kursi yaitu untuk pilot. Selain itu, dipastikan bahwa tidak terdapat masyarakat yang turut naik ke dua pesawat tersebut.

Baca Juga: Sempat Ikuti Jokowi Terima Sambutan Pejabat, Iriana Dipapah Paspampres usai Jatuh di Tangga Pesawat

Sementara itu, Allied Pilots Association yang mewakili pilot American Airlines mengatakan, bahwa dua mantan anggotanya termasuk di antara orang-orang yang tewas dalam tabrakan. Keduanya bernama Terry Barker dan Len Root, sebagaimana yang diberitakan BBC, pada Minggu, 13 November 2022.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI