Disuruh Matikan Sirine, Ini Kejanggalan yang Dibongkar Sopir Ambulans saat Antar Jenazah Brigadir J

Selasa, 08 November 2022 | 16:59 WIB
Disuruh Matikan Sirine, Ini Kejanggalan yang Dibongkar Sopir Ambulans saat Antar Jenazah Brigadir J
Syahrul, sopir ambulans pengantar jenazah Yosua saat bersaksi di sidang. (tangkapan layar/Rakha)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Sopir ambulans bernama Ahmad Syahrul Ramadhan memberikan kesaksian saat mengevakuasi jenazah Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo. Ia mengungkap sejumlah kejanggalan saat mengevakuasi jenazah Brigadir J ke Rumah Sakit (RS) Polri.

Hal tersebut diungkap Ahmad Syahrul saat bersaksi untuk terdakwa Bharada E, Bripka RR dan Kuat Ma'ruf dalam kasus pembunuhan Brigadir J, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (7/11/2022). Simak penjelasan tentang kejanggalan kematian Brigadir J yang diungkap sopir ambulans berikut ini.

Diminta Matikan Sirene Saat Jemput Jenazah Brigadir J

Awalnya Ahmad Syahrul menceritakan bahwa pada 8 Juli 2022 pukul 19.08 WIB, mendapat pesan dari orang tidak dikenal untuk mengirimkan live lokasi via WhatsApp. Setelahnya Ahmad berangkat dari Pancoran Barat melalui Jalan Tegal Parang. 

Saat tiba di depan RS Siloam Duren Tiga, Ahmad mengatakan ada seseorang menaiki motor dan mengetuk kaca ambulans. Ahmad menyebut orang yang tak dikenal itu mengaku sebagai si pemesan ambulans. Kedua orang itu kemudian meminta Ahmad mengikuti arah perjalanan. 

Namun kemudian Ahmad mengaku disetop anggota Provos saat hendak masuk Kompleks Polri Duren Tiga. Ahmad mengatakan anggota Provos itu memintanya tidak menyalakan rotator dan sirene ambulans.

Tanya Siapa yang Sakit hingga Butuh Evakuasi

Ahmad mengaku kaget setiba di rumah dinas Ferdy Sambo karena melihat jenazah dan banyak orang. Ia mengaku melihat wajah jenazah saat itu ditutupi masker.

Kemudian Ahmad mendapat arahan untuk mengevakuasi. Ahmad pun sempat bertanya sosok yang sakit sehingga butuh dievakuasi tersebut. 

Baca Juga: Terungkap! Eks Ajudan Ferdy Sambo: Saya Disuruh Ambil HP Brigadir J dan Diserahkan ke Biro Provos

Namun Ahmad begitu kaget ketika melihat di samping tangga ada jenazah. Ahmad menyebut jenazah itu masih tergeletak dan berlumuran darah.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI