Makna Tumpek Landep bagi Masyarakat Hindu di Bali

Rifan Aditya Suara.Com
Minggu, 06 November 2022 | 15:36 WIB
Makna Tumpek Landep bagi Masyarakat Hindu di Bali
makna Tumpek Landep - Ilustrasi Prosesi Tumpek Landep (Pixabay)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Masyarakat Bali yang mayoritas warganya menganut agama Himdu kembali merayakan rahina Tumpek Landep pada Sabtu (5/11/2022). Upacara Tumpek Landep memiliki makna dan filosofi  yang mendalam bagi kehidupan umat Hindu. Ketahui makna Tumpek Landep salah satu hari raya keagamaan yang dianggap sakral bagi umat Hindu di Bali. 

Tumpek Landep sendiri dirayakan setiap enam bulan atau 210 hari sekali berdasarkan sistem penanggalan masyarakat Bali, tepatnya yakni pada saniscara kliwon (Sabtu Kliwon) wuku landep. Dalam artikel berikut, kita akan menyimak penjelasan terkait makna Tumpek Landep serta arti filosofinya bagi masyarakat Hindu di Bali. 

Makna Tumpek Landep 

Tumpek sendiri memiliki arti yaitu turun, yang maknanya kini telah berkembang menjadi peringatan. Sedamgkan Landep artinya tajam atau ketajaman. Ketajaman inilah yang kemudian disimbolkan sebagai senjata yang berbentuk runcing atau lancip seperti tombak, pisau, keris, dan pedang. 

Seiring dengan beekembangnya zaman, senjata lancip memiliki pengertian yangvmeluas. Tidak hanya keris dan tombak saja, akan tetapi juga berubah mrnjadi benda-benda yang dihasilkan dari tangan manusia dan sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya seperti mesin, traktor, mobil, motor, komputer, dan lain sebagainya. 

Sementara dalam Tumpek Landep, Landep diartikan sebagai tajam yang memiliki makna filosofis jika Tumpek Landep adalah tonggak penajaman, citta, budhi, dan juga manah (pikiran).

Adapun tujuan pemujaan dalam upacara Tumpek Landep adalah astawakena ring sarwa sanjata lelandeping prang, (memuja Sang Hyang Pasupati untuk memohon supaya senjata atau peralatan hidup yang dipakai untuk berperang dan berusaha bertuah atau berfungsi sebagaimana mestinya, tajam dan juga berguna). 

Dalam Tumpek Landep juga memiliki makna dan filosofi serta sebuah tuntunan hidup yang membuat manusia untuk menjalani kehidupan mereka lebih baik dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya.

Selain itu, Hari Raya Tumpek Landep juga mengandung makna ungkapan rasa syuku, permohonan, serta ucapan terima kasih kepada Sang Pencipta atas kemudahan, kelimpahan, rahmat, dan ketajaman pikiran yang sudah diberikan-Nya kepada umat Manusia. 

Baca Juga: Alasan Menyentuh Gubernur Koster Larang Industri Besar Produksi Arak Bali

Hari Raya Tumpek Landep mengandung pesan agar manusia dan seluruh umat Hindu, khususnya yang ada di Bali dapat memanfaatkan serta mempergunakan benda-benda atau alat-alat yang terbuat dari logam untuk kesejahteraan, kemudahan dan kemakmuran dalam hidup. 

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI