Suara.com - Pegiat media sosial Ade Armando menjadi bulan-bulanan publik karena menyebut Anies Baswedan bisa menang di Pemilihan Presiden 2024 apabila suara umat Kristen terbelah.
Jelas saja pernyataan ini membuat Ade mendapat banyak kritikan. Namun Ade tampaknya tidak ambil pusing dan mengunggah video klarifikasi yang cenderung "menyalahkan" kelompok pendukung Anies.
Seperti dilihat Suara.com di video unggahan kanal YouTube COKRO TV. "Seruan agar umat Kristen di Indonesia kompak mendukung Ganjar Pranowo memancing kemarahan pecinta Anies," ujar Ade, dikutip pada Jumat (4/11/2022).
"Saya dituduh menggunakan politik identitas. Buat saya sih itu luar biasa menghina akal sehat. Kita juga semua tahu bahwa yang selama ini melakukan politik identitas, politisasi SARA ya kubu Anies lah," terangnya menambahkan.
![Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan Halte TransJakarta Bundaran HI di Jakarta, Sabtu (15/10/2022). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/10/16/21271-halte-transjakarta-bundaran-hi-anies-baswedan.jpg)
Menurut Ade, selama ini kubu Anies lah yang mempolitisasi SARA hingga berhasil mengalahkan Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok tahun 2017.
Ade menilai apa yang ia sampaikan soal suara umat Kristen kemarin adalah bentuk mengingatkan semata.
"Yang saya lakukan melalui video itu justru mengingatkan umat Kristen agar jangan sampai tertipu dengan mulut manis Anies belakangan ini," katanya.
"Buat saya, berpolitik dengan menggunakan SARA itu busuk," tegas Ade menambahkan.
Kembali Ade mengingatkan bahwa Anies dan kubu pendukungnya berpotensi untuk melakukan berbagai hal demi mendapat suara dari umat Kristen.
Baca Juga: Alasan Ade Armando Katakan Anies Tidak Akan Menang Pilpres 2024 Jika Suara Pemilih Kristen Terbelah
"Jadi kalau saya menyebut soal agama itu dalam konteks mencegah jangan sampai Bapak Politik Identitas justru menang dengan cara menipu umat Kristen," tuturnya.