Airlangga Hartato dan Agus Gumiwang Diincar Kejaksaan, Pengamat: Golkar Lagi Jadi Bola Lempar PDIP-Jokowi

Jum'at, 04 November 2022 | 11:24 WIB
Airlangga Hartato dan Agus Gumiwang Diincar Kejaksaan, Pengamat: Golkar Lagi Jadi Bola Lempar PDIP-Jokowi
Jokowi dan Airlangga Hartarto (Youtube/ tvOneNews).
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian fasilitas impor garam indistri terus berjalan.

Dalam hal ini, Kajaksaan Agung disebut-sebut masih mempertimbangkan untuk memeriksa Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Katrasamitra dan menteri sebelumnya, Airlangga Hartato yang kini jadi Menko Perekonomian.

Baik Agus maupun Airlangga merupakan politikus yang berasal dari Partai Golkar.

Menanggapi peluang pemanggilan keduanya, pengamat politik sekaligus akademisi Rocky Gerung menyebutkan bahwa Golkar kemungkinan sedang menjadi bola lempar.

Dia menyebutkan bahwa ada kaitan senggolan ke petinggi Golkar terkait Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) melalui kasus impor garam.

Rocky Gerung (Youtube/Rockygerungofficial)
Rocky Gerung (Youtube/Rockygerungofficial)

"Jadi KIB itu jadi bola yang ditendang-tendang antara PDIP dan presiden," ujar Rocky Gerung di Kanal YouTube Rocky Gerung Official.

"Bisa duga-duga ini yang suruh siapa, tiba-tiba Kejaksaan Agung bekerja, orang cari tahu jaksa itu proxinya siapa," imbuhnya.

KIB sendiri terdiri dari Golkar, PPP, dan PAN yang hingga kini belum mendeklarasikan dukungan atau deklarasi calon presiden (capres) 2024 mendatang.

"Mungkin juga Pak Jokowi [merasa] lamban betul, udah kasih sinyal jangan rangkul-rangkulan kok lama-lama mending dirangkul aja sama kejaksaan," kata Rocky.

Baca Juga: Unggah Selfie dengan Iriana Jokowi Calon Ibu Mertua, Erina Gudono: Aku Lebih Mirip Sama Ibu

"Tapi lebih masuk akal kalau itu sinyal dari PDIP, bahwa PDIP tahu Golkar ini mau ngapain sih, mau bersaing dengan PDIP atau pro jokowi atau pro Ganjar dengan mengabaikan PDIP," tambahnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI