Suara.com - Wacana memasangkan Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil di Pemilihan Presiden 2024 sedang sangat ramai diperbincangkan. Bahkan secara spesifik duet gubernur ini disebut akan diusung oleh Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).
Sebagai bagian dari KIB, Partai Amanat Nasional (PAN) bahkan telah memberikan dukungannya untuk duet Ganjar dan RK. Namun Pakar Psikologi Politik Universitas Sebelas Maret (UNS) Abdul Hakim ternyata memiliki pandangan berbeda.
Dikutip dari WartaEkonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Abdul menilai wacana memasangkan Ganjar dan RK lewat KIB terdengar sangat menarik. "Dukungan partai yang memiliki peluang paling besar, soalnya KIB tidak punya capres," ujar Abdul, dikutip pada Senin (31/10/2022).
![Kolase Ganjar-Ridwan Kamil. [Dok.Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/10/31/95534-kolase-ganjar-ridwan-kamil.jpg)
Namun mengusung pasangan ini lewat KIB, menurut Abdul, bisa jadi menemui hambatan. Pasalnya KIB saat ini memiliki sosok lain yang dianggap berpotensi menjadi cawapres.
Sosok itu adalah Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Partai Golkar sendiri merupakan salah satu bagian dari KIB bersama PAN dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
"Ada sedikit hambatan untuk Pak Ridwan jika menjadi cawapres (dari KIB). Mengapa? Karena ada peluang pak Airlangga maju sebagai cawapres, saya kira itu kombinasi yang patut diperhitungkan jika capresnya Ganjar dan cawapresnya Airlangga," tutur Abdul.
Abdul menilai Airlangga memiliki modal yang cukup untuk menjadi kandidat cawapres. Bila nantinya KIB akan mengusung Kang Emil sebagai cawapres, maka harus menunggu kelegaan Airlangga.
"Pak Airlangga itu punya modal, sumber daya, dukungan partai politik walaupun elektabilitasnya tidak terlalu kuat. Menurut saya untuk cawapres itu elektabilitasnya tidak perlu terlalu tinggi," terang Abdul.
"Jadi ganjalan Ridwan diajukan KIB adalah menunggu kelegaan hati, sangat tergantung apakah Pak Airlangga legowo menyerahkan kursi cawapresnya di luar kandidat KIB," sambungnya.
Baca Juga: Zulhas CS Mau Usung Ganjar-RK, Airlangga Hartarto Tidak Setuju: Itu Kan Katanya PAN
![Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto saat memberikan keterangan pers di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Sabtu (22/10/2022). [ANTARA/Syaiful Hakim]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/10/22/84771-ketua-umum-dpp-partai-golkar-airlangga-hartarto.jpg)
Sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto melempar gagasan untuk memasangkan Ganjar dan RK ketika hadir di acara Y20 di Pura Mangkunegaran.