Deretan Peran Tim CCTV Km 50 dalam Kasus Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J

Kamis, 27 Oktober 2022 | 19:08 WIB
Deretan Peran Tim CCTV Km 50 dalam Kasus Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J
AKBP Ari Cahya Nugraha ketika menjadi saksi dalam persidangan kasus merintangi penyidikan kematian Brigadir J di PN Jakarta Selatan (Suara.com/M.Yasir)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Proses pemeriksaan kasus pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J pun masih berlangsung. Kali ini, Jaksa Penuntut Umum menghadirkan 8 (delapan) orang saksi dalam kasus merintangi penyidikan pembunuhan Brigadir J. 

Salah satu saksi yang dihadirkan yakni AKBP Ari Cahya Nugraha atau yang kerap dikenal sebagai Acay. Acay adalah anggota Tim CCTV kasus Km 50 dan pada Jumat (8/7/2022) ia mengaku sempat dihubungi Ferdy Sambo.

Berikut ini penjelasan terkait peran-peran Tim CCTV Km 50 dalam kasus Sambo bunuh Brigadir J.

Acay diminta datang ke rumah Ferdy Sambo

Baca Juga: Bukti Kunci Kasus Pembunuhan Brigadir J Kini Terungkap

Saat itu, Acay diminta datang ke rumah Ferdy Sambo sekitar pukul 17.30 WIB. Ia pun datang dengan sepeda motor bersama AKP Irfan.

Saksikan wajah Ferdy Sambo memerah

Saat itu, Sambo sedang duduk dan merokok di luar rumah. Wajah Sambo terlihat memerah kecewa. Setelah selesai merokok, Acay pun mendatangi Ferdy Sambo.

Melihat Yosua tergeletak

Sesampainya di rumah Ferdy Sambo, Acay mengaku melihat ada orang tergeletak di dekat tangga rumah dinas Ferdy Sambo.  Acay sempat menanyakan sosok tersebut.

Baca Juga: Agus Nurpatria Bantah Suruh Irfan Ganti CCTV Kasus Brigadir J di Duren Tiga: Saya Keberatan, Gak Bilang Begitu

Ferdy Sambo pun menyebut bahwa sosok yang tergeletak itu adalah Brigadir Yosua. Ferdy Sambo juga menyampaikan kepada Acay bahwa Yosua telah melakukan hal kurang ajar dengan melecehkan ibu (Putri Candrawathi).

Melihat Ferdy Sambo menelepon di luar rumah

Setelah itu, ia melihat Ferdy Sambo di taman dan sedang menelpon. Kemudian datang ambulans datang dengan satu petugas.

Diperintah angkat jenazah Yosua

Acay juga mengaku diperintah Ferdy Sambo mengangkat jenazah Brigadir Yosua ke ambulans. Sebelumnya, telah diturunkan oleh petugas ambulans itu sebuah tandu safe and rescue.

Ferdy Sambo pun masuk ke dalam rumah bersama petugas ambulans. Kemudian ia memanggil Acay untuk membantu mengangkat jenazah. Saat itu posisi jenazah sudah di dalam kantong dan sulit diangkat ke tandu.

Acay menanyakan peristiwa tersebut ke Bharada E

Acay sempat bertanya ke Bharada E terkait peristiwa itu. Acay menyampaikan Richard mengaku telah menembak Brigadir Yosua.

Acay sebelumnya bertanya kepada Ricky tentang apa yang terjadi. Ricky pun menjawab telah terjadi tembak-tembakan dengan Yosua, sambil menunjuk ke Richard yang di sebelah kanan Acay. 

Acay pun menanyai Bharada E terkait kebenaran tuduhan itu. Bharada E pun mengakuinya dengan dengan tenang.

Kontributor : Annisa Fianni Sisma

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI