Beredar Lagi Video Surya Paloh 'Ngebet' Jadi Penguasa dan Sentil Pemimpin Munafik, Ruhut sampai Termehek-mehek

Kamis, 13 Oktober 2022 | 09:50 WIB
Beredar Lagi Video Surya Paloh 'Ngebet' Jadi Penguasa dan Sentil Pemimpin Munafik, Ruhut sampai Termehek-mehek
Ketum Partai Nasdem Surya Paloh saat menghadiri pemakaman Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo di TMP Kalibata Jaksel pada Jumat (1/7/2022). [Suara.com/Bagaskara]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Manuver Partai Nasional Demokrat untuk mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden terus menuai pro dan kontra.

Apalagi karena NasDem merupakan salah satu bagian dari koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo sampai tahun 2024 mendatang.

Salah satu yang ikut mengkritik manuver ini adalah Ruhut Sitompul. Lewat akun Twitter-nya, Ruhut menyoroti video lawas yang memperlihatkan doa menggebu-gebu Ketum NasDem, Surya Paloh, untuk menjadi penguasa.

Seperti dilihat Suara.com di akun Twitter @ruhutsitompul, tampak Surya Paloh yang sedang memberi pidato kepada para kader NasDem berupa doa yang dilantangkan dengan penuh semangat.

"Ya Allah, ya Tuhanku sang Maha Pencipta, dengan ikhlas, dengan kejujuran hati, dengan kerja keras, kami berupaya berikan kesempatan pada Pemilu yang akan datang, kami mengatur negeri ini," ucap Surya Paloh dalam potongan video berdurasi 53 detik tersebut.

Bahkan Surya Paloh tak ragu untuk memohon balasan yang pedih apabila sampai mengkhianati komitmen untuk memperbaiki serta memajukan Indonesia.

"Dan kutuklah kami termasuk diriku ini, kalau kami mengkhianati komitmen ini, kami ingin perbaiki bangsa ini, negara ini," tuturnya, dikutip Suara.com, Kamis (13/10/2022).

"Sisa hidup yang ada ini ingin kami berikan, terutama saya sebagai pimpinan ini, (siap) saya berikan ya Allah," sambung Surya Paloh.

Politikus kelahiran 1951 tersebut bahkan berharap masih memiliki kesempatan untuk melihat Indonesia yang lebih baik sebelum berpulang. Saat itulah Surya Paloh terdengar menyampaikan harapan supaya Indonesia dijauhkan dari pemimpin yang munafik.

Baca Juga: Belum Tentukan Sinyal Ganjar Bakal Capres, PDIP: Pak Ganjar Fokus Selesaikan Tugasnya Jadi Gubernur Jateng

"Aku ingin lihat Indonesia yang lebih baik, Indonesia yang pemimpinnya tidak lagi berpura-pura dengan kemunafikan seperti hari ini ya Tuhanku," pungkasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI