"Kalau memang itu ditolak, mengapa polisi dan polres kalah dan harus tetap dijalankan pada malam hari?" tanya Rhenald heran.
Hal itulah yang membuat dugaan adanya pihak dengan kekuatan semakin besar. Meski belum bisa mengungkap sosok yang bertanggungjawab, Rhenald mengklaim pihaknya sudah bergerak.
TGIPF akan memanggil semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan laga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (1/10/2022).
"Ya kita akan panggil semua. PT LIB akan datang, akan kita minta. PSSI akan kita panggil besok dan sejumlah pihak yang terkait dengan ini semua ya. Kita akan klarifikasi," ucapnya.
Tim ini juga berencana mempelajari lebih jauh terkait surat rekomendasi dari kepolisian Malang yang meminta agar pertandingan itu digelar pada sore hari. Di mana diubah dari jadwal yang dibuat oleh PT LIB.
Di sisi lain, TGIPF juga sudah memanggil Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Benny Mamoto. Tujuannya diketahui untuk memberikan saran kepada TGIPF serta menyampaikan data temuan versi Kompolnas.
Namun, Benny tidak menjawab saat ditanya terkait rincian data yang diberikan Kompolnas kepada TGIPF. Ia hanya berharap agar penemuan informasi tersebut bisa memperlancar pengusutan tragedi Kanjuruhan.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan Akhiri Sepak Terjang Nico Afinta Sebagai Kapolda Jatim