Tindak Tanduk Ketua PSSI Iwan Bule Pasca Tragedi Kanjuruhan

Kamis, 06 Oktober 2022 | 17:47 WIB
Tindak Tanduk Ketua PSSI Iwan Bule Pasca Tragedi Kanjuruhan
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan atau Iwan Bule. (Dok. PSSI)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Tindak tanduk Mochamad Iriawan atau lebih akrab dengan sebutan Iwan Bule menjadi sorotan setelah terjadinya tragedi Kanjuruhan.

Pembahasan soal Iwan Bule memanas buntut peristiwa yang menewaskan 131 orang tersebut. Hal tersebut dikarenakan tanggung jawabnya yang mengemban tugas sebagai Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Setelah Tragedi Kanjuruhan terjadi pada tanggal (1/10/2022), Iwan Bule langsung bertolak ke Malang untuk mengusut secara mendalam soal peristiwa paling mematikan dalam sejarah sepak bola Indonesia tersebut.

Iwan Bule menyampaikan permohonan maaf kepada para korban dan menyesalkan insiden yang terjadi. Ia juga menyampaikan dukacitanya atas korban jiwa Tragedi Kanjuruhan.

Meski demikian, sejumlah respons Iwan Bule terkait tragedi Kanjuruhan turut memicu kontroversi. 

Ogah disalahkan dan ogah mundur dari PSSI

Iwan Bule tidak mau disalahkan soal Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada hari Sabtu, 1 Oktober 2022 lalu. Ia juga mengaku menolak mundur dari jabatannya.

Sebagai informasi, publik mulai menyoroti kinerja Iwan Bule sebagai Ketum PSSI, dan mulai mempertanyakan tanggung jawabnya atas Tragedi Kanjuruhan.

Banyak warganet yang mendesak Iwan Bule untuk mundur karena dinilai dirinya membuat banyak kekacauan selama menjabat sebagai Ketum PSSI.

Baca Juga: Iwan Fals Luncurkan Lagu "Kanjuruhan", Pesan di Balik Lagu Bikin Mewek

Iwan Bule beralasan jika ia mundur dari Ketum PSSI saat ini, maka itu sama saja lari dari tanggung jawab. Oleh karenanya, Iwan memutuskan untuk tetap bertahan sambil mengawal proses investigasi pada Tragedi Kanjuruhan sebagai bentuk tanggung jawab.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI