Mahfud MD Sebut Pemilu Era SBY Juga Banyak Kecurangan, Susi Pudjiastuti sampai Heran: Maksudnya Itu Biasa?

Kamis, 22 September 2022 | 15:51 WIB
Mahfud MD Sebut Pemilu Era SBY Juga Banyak Kecurangan, Susi Pudjiastuti sampai Heran: Maksudnya Itu Biasa?
Susi Pudjiastuti [YouTube: Deddy Corbuzier]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Isu kecurangan pemilu sedang ramai dibicarakan setelah mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengaku siap turun gunung tahun 2024 mendatang.

Isu ini turut ditanggapi Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Namun jawaban Mahfud belakangan dianggap blunder lantaran dengan santai ia menyebut kecurangan serupa banyak ditemukan juga di era pemerintahan SBY.

"Pada zaman Pak SBY juga banyak kecurangan," tutur Mahfud, Kamis (22/9/2022). Mahfud mengaku mengetahui banyak soal kecurangan tersebut karena menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK).

Pernyataan inilah yang ternyata mendapat sorotan banyak pihak, termasuk dari eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Ia menilai kecurangan politik seolah tidak pernah benar-benar diberantas oleh pihak berwenang.

"Maksudnya: Curang itu biasa ??? Mahfud respons Pemilu 2024 tak jujur: Zaman SBY juga banyak kecurangan," sindir Susi, dikutip Suara.com pada Kamis (22/9/2022).

Opini Susi ini mendapat dukungan dari banyak warganet. Banyak yang menilai Mahfud maupun pihak-pihak berwenang lain seolah memaklumi kecurangan pemilu seperti ini.

"Prof @mohmahfudmd itu termasuk idola saya tapi pernyataan ini KELIRU, kita tidak bisa menerima kecurangan politik sampai kapanpun dan berusaha mencegahnya jika terjadi Harus Ditegakkan Hukum.." komentar warganet.

"Pak @mohmahfudmd statement Anda membenarkan kecurangan yang sudah dilakukan dan sedang direncanakan yaaaaa??" kata warganet.

"Mahfud ini sering tau banyak kecurangan, tapi membiarkan. Apa begitu maksudnya?" ujar warganet lain.

Baca Juga: CEK FAKTA: Sri Mulyani dan Kejagung Sepakat Jebloskan SBY ke Penjara, Benarkah?

"Yang jelek jangan dilanjutkan, kalo jawaban seperti itu kita itu kayak berlomba lomba dalam kejelekan," kritik warganet.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI