"Asyhadu Allaa Ilaaha Illalloohu Wandahuu Laa. Syariika Lahu Wa Asyhadu Anna Muhammadan 'Abduhuuwa Rosuuluhuu, Alloohummaj'alnii Minat Tawwaabiina Waj'alnii Minal Mutathohhiriin."
Artinya: Aku mengaku bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku mengaku bahwa Nabi Muhammad itu adalah hamba dan Utusan Allah. Ya Allah, jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bersuci (saleh).
• Siapkan tanah berdebu ataupun debu yang bersih dan suci. Namun apabila Anda sedang melakjkan perjalanan, bisa menggunakan jendela yang bersih.
• Saat kondisi Anda sedang sakit di sebuah kamat, pilih dinding yang berdebu dan sekiranya bersih dari kotoran.
• Setelah itu Anda harus menghadap kiblat dan ucapkan Basmalah.
• Selanjutnya, letakkan kedua telapak tangan Anda pada debu dengan posisi jari-jari tangan dirapatkan.
• Setelah itu usapkan kedua telapak tangan tersebut pada seluruh wajah, disertai dengan membaca niat dalam hati.
• Berbeda dengan wudu, saat tayamum tidak disyaratkan untuk mengusap pada bagian-bagian yang ada di bawah rambut atau bulu wajah, baik yang tipis atau tebal. Yang penting meratakan debu pada seluruh bagian wajah.
Baca Juga: Jangan Asal! Pahami Cara Tayamum yang Benar
• Kemudian, letakkan lagi telapak tangan pada debu, dianjurkan di tempat yang berbeda dari tempar yang pertama. Kali ini jari-jari tangan direnggangkan, jika ada cincin pada jari, maka harus dilepas dulu.