Berkali-kali Berteriak 'Tembak' ke Bharada E, Ferdy Sambo Disebut Jadi Penembak Kepala Brigadir J: Penentu Kematian

Selasa, 20 September 2022 | 10:32 WIB
Berkali-kali Berteriak 'Tembak' ke Bharada E, Ferdy Sambo Disebut Jadi Penembak Kepala Brigadir J: Penentu Kematian
Tersangka Irjen Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi saat rekonstruksi pembunuhan Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022). [Suara.com/Alfian Winnato]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Lebih lanjut dia menyebutkan bahwa dari Hasil rekonstruksi Ferdy Sambo juga melepaskan tembakan pada Brigadir J.

"Dia [Ferdy Sambo] nembak bagian kepala," ungkap Martin Lukas. 

Menurutnya jika diingat dari pernyataan dokter forensik, dua tembakan yang menewaskan Birgadir J adalah tembakan di bagian dada karena membuatnya kehilangan bagian darah.

Sementara yang kedua adalah tembakan di bagian kepala belakang di mana diduga dilepaskan oleh Ferdy Sambo sendri.

"Yang menembak kepala belakang adalah Ferdy Sambo, jadi dia adalah penentu kematian Brigadir J," imbuhnya lagi.

Peluru Antik di TKP Penembakan Brigadir J

Pada TKP penembakkan Brigadir J, ditemukan ada tiga jenis peluru. Padahal awalnya hanya ditemukan dua senjata dalam pembunuhan Brigadir J, yakni senjata jenis Glock-17 dan HS.

Namun seiring berjalannya waktu, ditemukan peluru jenis lain yang keluar dari pistol berbeda pula.

Irjen Ferdy Sambo dan ajudan - siapa brigadir ricky (FB/Roslin Emika)
Irjen Ferdy Sambo dan ajudan - siapa brigadir ricky (FB/Roslin Emika)

Setidaknya ditemukan enam peluru berkode pin 9 CA, 14 peluru berkode S&B, dan terbaru satu peluru berkode LZ Luger 9mm.

Baca Juga: Pengacara Brigadir J Tumbang dan Minta Maaf Usai Gambarkan Akhir dari Kasus Ferdy Sambo

Peluru berkode LZ Luger 9mm tersebut diduga berasal dari pistol antik Luger yang harganya miliaran rupiah.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI