3. Membentuk Timsus untuk Menjaga Kepercayaan Publik
Menkominfo menyatakan pembentukan timsus "emergency response team" itu juga untuk menjaga kepercayaan publik.
Johnny kemudian mengaku ada keterbatasan pemerintah dalam melakukan komunikasi publik. Maka, ia mengajak media untuk ikut menjaga kedaulatan dengan tidak memberitakan hal-hal yang membingungkan masyarakat.
Sebab, ada banyak hal-hal teknis yang terkadang salah kutip hingga mengakibatkan satu warga dengan lainnya saling menaruh komentar buruk di media sosial.
4. Penerapan Kerja Timsus Belum Pasti
Johnny tidak menjelaskan kapan tim akan mulai bekerja. Ia bahkan tak menjawab saat ditanya mengenai tugas dan fungsi tim tersebut.
Ia memilih meninggalkan wartawan saat dicecar pertanyaan. Menkopolhukam Mahfud MD juga meninggalkan lokasi wawancara. Dengan kata lain, timsus yang disebut Johnny itu belum pasti.
5. Semua Pihak Diminta Saling Membantu untuk Melawan Bjorka
Menkominfo berharap saat menghadapi serangan peretasan, dapat dibangun kekuatan nasional dan bergotong royong menghadapi semua bahaya, termasuk dalam ruang digital dari semua pihak.
Baca Juga: Jawaban Hacker Bjorka Soal Kasus Fredy Sambo
Bahaya dalam ruang digital tersebut, kata Johnny, adalah bentuk tindakan kriminal digital. Hal itu harus dijaga bersama-sama. Berbeda pendapat itu normal dalam demokrasi. Namun, jika untuk kepentingan negara, seluruhnya perlu menjaga kekompakan.