Selain Sukamta, Anggota Komisi I dari Partai Demokrat Rizki Natakusuman menyebutkan urgensi kehadiran Menteri Pertahanan.
"Kalau rapat perseujuan nanti kan di akhir , tapi kami di sini membutuhkan penjelasan yang kongkret penjelasan yang komprehensif dari menteri pertahanan terkait dengan rencana kerja ke depan, terkait penjelasan roadmap ke dapan," ujar Rizki Natakusuman.

Rizki menambahkan meskipun dia tak meragukan kompetensi wakil menteri yang datang, dia menyebut bahwa tetap dibutuhkan kehadiran menteri pertahanan dalam rapat.
"Tapi kita butuh dengar dari pejabat tertinggi kementerian terkait yang memiliki anggaran terbesar, ini sudah beberapa kali mohon dijadikan atensi ini tugas konstitusional kita," ungkap Rizki.
"Untuk bisa dijadikan catatan yang kuat dalam pembahasan rencana kerja dan anggaran seperti ini wajib senarnya pucuk tertinggi atau pimpinan tertinggi bisa hadir bersama wakil dari masyarakat ini, begitu juga dari kepala staf angkatan darat, agak repot juga kalau pada enggak hadir," tambahnya lagi.
Pimpinan rapat Meutya Hafid menyebutkan jadwal rapat sempat mau diundur karena ketidakdatangan dua tokoh tersebut.
Namun jika diundur, tooh lain yang sudah komitmen untuk datang perlu kembali mengatur jadwal sehingga rapat tetap dilakukan pada Senin (5/9/2022).