Suara.com - Seto Mulyadi atau yang biasa dikenal dengan sebutan Kak Seto memang belakangan menjadi sorotan publik.
Pasalnya Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) itu begitu vokal dalam upayanya melindungi anak-anak dari Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Terlebih Kak Seto ikut menyuarakan agar Putri Candrawathi tak ditahan sehingga tetap bisa bersama anak-anaknya.
Aksi Kak Seto tersebut mengundang berbagai kritik dari warganet hingga dibanding-bandingkan dengan berbagai kasus anak lain.
Menanggapi berbagai kritik tersebut Kak Seto buka suara melalui video yang diunggah di akun Instagramnya pada Jumat (2/9/2022).
![Ketua LPAI Seto Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto berpose usai wawancara khusus di Galeri Foto Jurnalistik Antara (GFJA), Pasar Baru, Jakarta, Minggu (10/7/2022). [Dok.Antara]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/09/03/57645-ketua-lpai-seto-mulyadi-atau-yang-akrab-disapa-kak-seto-berpose-usai-wawancara-khusus.jpg)
"52 tahun tahun sejak tahun 70, juga mendirikan organisasi perlindungan anak sejak 27 tahun. Jadi kami melindungi anak mana saja selalu menunjukkan pro dan kontra," ungkap Kak Seto.
"Selalu juga ada bullying dan hujatan itu risiko perjuangan kami dalam perlindungan anak," tambahnya.
Lebih lanjut, Seto Mulyadi mengungkapkan bahwa dia dan timnya akan tetap melakukan perlindungan anak.
"Kami melindungi anak manapun," imbuhnya.
Baca Juga: Dilaporkan Istri "Layangan Putus Versi ASN", ASN di Sumsel Dimutasi Bukan Dipecat
Unggahan Kak Seto malah diserbu oleh warganet yang masih mengkritisi aksi Kak Seto melindungi anak Ferdy Sambo tersebut.