Hitung-hitungan soal Kenaikan Harga BBM Bakal Disetor ke Jokowi Hari Ini

Jum'at, 02 September 2022 | 11:17 WIB
Hitung-hitungan soal Kenaikan Harga BBM Bakal Disetor ke Jokowi Hari Ini
Hitung-hitungan soal Kenaikan Harga BBM Bakal Disetor ke Jokowi Hari Ini. [Bidikan layar YouTube IPB TV]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi seringkali menyebut kalau pemerintah masih menghitung-hitung secara hati-hati soal wacana kenaikan harga BBM. Untuk kali ini, ia mengaku kalau hasil dari hitung-hitungannya itu akan dilaporkan kepada dirinya pada hari ini.

"Untuk BBM-nya semuanya masih dikalkulasi dan hari ini akan disampaikan kepada saya mengenai hitung-hitungan dan kalkulasinya," kata Jokowi di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Jumat (2/9/2022).

Sementara itu, pemerintah sudah menyediakan tambahan bantalan bantuan sosial pengalihan subsidi BBM sebesar Rp600 ribu untuk empat bulan.

Jokowi perdana menyerahkan bansos itu di Kantor Pos Cabang Sentani, Papua pada Rabu (2/9/2022) kemarin.

Hal yang sama juga dilakukan Jokowi di Kepulauan Tanimbar. Ia berharap dengan adanya BLT BBM itu bisa menjaga daya beli masyarakat.

"Kami harapkan dengan suntikan BLT BBM ini daya beli masyarakat bisa terjaga dengan baik."

Bansos Subsidi BBM

Sinyal kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya yang bersubsidi makin terang benderang. Pemerintah pun berencana untuk mengalihkan sejumlah anggaran subsidi BBM kepada program bantuan sosial (bansos).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah akan mulai memberikan bantalan sosial tambahan sebagai bentuk pengalihan subsidi BBM sebesar Rp24,17 triliun.

Baca Juga: Suara Relawan Jokowi Tempatkan Puan Dua Tingkat di Bawah Anies Baswedan Sebagai Capres 2024, Pengamat: Nantang Bu Mega?

Bantalan sosial tambahan tersebut akan diberikan kepada 20,65 juta kelompok atau keluarga penerima manfaat dalam bentuk bantuan langsung tunai pengalihan subsidi BBM sebesar Rp12,4 triliun.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI