Rencana Perjanjian Keamanan Australia dan Papua Nugini

SiswantoABC Suara.Com
Rabu, 31 Agustus 2022 | 17:34 WIB
Rencana Perjanjian Keamanan Australia dan Papua Nugini
Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong berbicara dalam konferensi pers selama pertemuannya dengan Menlu Malaysia Saifuddin Abdullah di Putrajaya, Malaysia, 28 Juni 2022. (Kemlu Malaysia/Huzaini Mat Hussin/HO via Reuters/a)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Anda sedang membaca Dunia Hari Ini dari ABC Indonesia edisi Rabu,  31  Agustus 2022.

Inilah berita-berita utama yang kami rangkum agar Anda bisa lebih cepat mengikuti perkembangan dunia dalam 24 jam terakhir.

Mikhail Gorbachev meninggal dunia

Para pemimpin dunia, termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan penghormatan atas meninggalnya Mikhail Gorbachev, mantan pemimpin Uni Soviet, di usia 91 tahun, setelah sakit lama.

Menurut juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, Presiden Putin akan mengirimkan "telegram berduka cita" kepada keluarga dan teman-teman Gorbachev.

Di Twitter, Gubernur California Arnold Schwarzenegger mengunggah foto ketika dia bertemu Mikhail Gorbachev yang disebutnya sebagai salah seorang tokoh pujaannya.

"Gorbachev adalah salah seorang pahlawan saya dan merupakan kehormatan bisa bertemu dengannya. Semua kita bisa belajar dari kehidupannya yang luar biasa," tulis Arnold.

Gorbachev yang mendapatkan Hadiah Nobel Perdamaian di tahun 1990 dalam perannya mengakhiri Perang Dingin antara Dunia Barat dan Blok Komunis menjadi Presiden terakhir Uni Soviet ketika dia menerapkan kebijakan reformasi. 

Kunjungan Menlu Australia ke Papua Nugini

Menteri Luar Negeri Papua Nugini Justin Tkatchenko mengatakan sedang merundingkan traktat keamanan dengan Australia dan juga kemungkinan dengan Selandia Baru.

Ini menjadi bagian dalam Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong ke Port Moresby pekan ini.

Baca Juga: Kabar Baik, Indonesia Dapat 1 Juta Dosis Vaksin Penyakit Mulut dan Kuku dari Australia

"Ada pembicaraan mengenai traktat keamanan antar kedua negara guna memastikan bahwa jalan pikiran kita sama berkenaan dengan masalah keamanan di kawasan," katanya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI