"Diriwayatkan dari Anas Ibn Malik RA. Beliau berkata: “Rasulullah SAW senantiasa membaca qunut ketika Shalat Subuh sehingga beliau wafat.” (Musnad Ahmad bin Hanbal, juz III, hal. 162 [12679], Sunan al-Daraquthni, juz II, hal. 39).
Qunut pada shalat witir pada dasarnya disepakati oleh para ulama dalam kesunnahannya, namun ada perbedaan pendapat di mana Ulama Hanafiyah mengatakan wajib setelah membaca surat sebelum ruku' pada rakaat ketiga dalam witir.
Ulama Syafi'iyah berpendapat, qunut sunah pada i'tidal rakaat terahir salat subuh dan pada separuh yang akhir dari bulan Ramadan setelah ruku dan sunah diganti dengan sujud sahwi kala ditinggalkan.
Itulah penjelasan makna doa qunut dan jenisnya yang dibaca untuk beberapa situasi dan disyariatkan Nabi Muhammad.
Kontributor : Rima Suliastini