Besok, Komnas HAM Dalami CCTV dan Telepon Genggam yang Berkaitan dengan Kematian Brigadir J

Selasa, 26 Juli 2022 | 21:46 WIB
Besok, Komnas HAM Dalami CCTV dan Telepon Genggam yang Berkaitan dengan Kematian Brigadir J
Komisioner Komnas Ham Choirul Anam usai memeriksa tim Forensik Polri kasus kematian Brigadir J. (Suara.com/Yaumal)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terus melakukan penyelidikan terkait kematian Brigadir J alias Nofryansah Yosua Hutabarat yang diduga ditembak Bharada E, rekannya sesama anggota polisi.

Pada Rabu (27/7/2022) besok, Komnas HAM bakal menelusuri CCTV dan telepon genggam terkait peristiwa penembakan yang terjadi lewat digital forensik dan siber dengan memanggil sejumlah ahli dan Anggota Polri.

"Besok kami memeriksa untuk digital dan siber. Digital forensik dan siber," kata Komisioner Komnas HAM Choirul Anam kepada wartawan, Selasa (26/7/2022).

Anam mengemukakan, pemeriksaan akan dilakukan pada pukul 13.00 WIB.

Untuk diketahui, proses penyelidikan yang dilakukan Komnas HAM masih terus bergulir. Terbaru, mereka telah memeriksa enam aide de camp (ADC) atau ajudan Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo, termasuk Bhrada E.

Sebelumnya, Komnas HAM juga memeriksa tim forensik Polri yang mengotopsi jenazah Brigadir J, beberapa hari setelah meminta keterangan ahli forensik independen. Sedangkan beberapa hari sebelumnya, Komnas HAM juga telah menggali keterangan dari keluarga Brigadir J dengan mendatangi rumah duka yang berada di Jambi.

Dugaan Pelecehan

Brigadir J sebelumnya tewas ditembak oleh Bharada E di Rumah Dinas Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada Jumat (8/7/2022) sekira pukul 17.00 WIB. Brigadir J merupakan sopir istri Ferdy Sambo. Sedangkan, Bharada E merupakan ajudan daripada Ferdy Sambo.

Tiga hari setelah kejadian, Ramadhan menyebut Bharada E menembak Brigadir J karena diduga melecehkan istri Kadiv Propam.

Baca Juga: Ada Momen Tertawa Para Ajudan Ferdy Sambo Sebelum Insiden Penembakan yang Tewaskan Brigadir J

"Berdasarkan keterangan dan barang bukti di lapangan bahwa Brigadir J memasuki kamar pribadi Kadiv Propam dan melecehkan istri Kadiv Propam dengan todongan senjata,” kata Ramadhan dalam keterangannya, Senin (11/7/2022) malam.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI