Sang driver meminta agar polisi transparan tentang surat tugas.
"Gini-gini, kita berdebat gini saya ambil tengahnya. Dulu undang-undang 265 sekarang diperbolehkan, transparan semua pak, dari surat bapak, dari tugas bapak, dari masyarakat ini namanya siapa, bapaknya tugas di mana," ujar driver ojol.
"Tapi jangan pakai emosi pak," tambahnya.
Akhirnya polisi mau menampakkan surat perintah tugas dan dibaca oleh pemobil yang sempat terlibat cekcok.
"Dibaca ya, surat ini berlaku selama bulan Mei 2022, berlaku hanya di bulan Mei 2022 ya poin 6," ujar pemobil saat membaca SPT milik polisi.
"Kalau mau dokumen (rekam) izin komandan saya," ungkap si polisi.

Unggahan tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
"Udah la, sekarang semua manusia itu sama aja, mau itu petugas kepolisian mau itu masyarakat biasa semua sama aja bang," komentar warganet.
"Jadi Itu Surat tugas udah kadaluarsa gitu ya? Terus polisinya malu direkam?" imbuh warganet lain.
Baca Juga: Autopsi Ulang Jasad Brigadir J, Tim Mabes Polri Berangkat Ke Jambi Hari Ini
"Masyarakat makin pintar," tambah lainnya.