Suara.com - Tersebar di media sosial, video yang merekam momen pria penjual bawang merah yang mengamuk karena bawang merahnya ditawar dengan harga yang murah oleh pedagang di kota.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @kodil0127 pada Rabu (20/07/22).
Pada awal video yang diunggah, tampak seorang pria berkaus hitam sedang berdiri di antara bawang merah yang dijualnya.
Sambil menunjukkan bawang merah super yang dijualnya, ia mengatakan dengan menggebu-gebu bahwa bawang merah tersebut dijual dengan harga tiga puluh lima ribu rupiah per kilogramnya. Harga tersebut merupakan harga pasaran bawang merah di desa.
Pria yang merupakan penjual bawang merah di desa ini kemudian mengatakan bahwa bawang merahnya ditawar dengan harga yang jauh lebih murah oleh seorang penjual bawang merah di kota.
"Kalau mau tahu ini bawang merah super. Bawang merah ini harga pasarnya Rp35 ribu, tapi dinego Rp15 ribu," teriak pria tersebut.
Ia pun juga sempat mengatakan bahwa jika memang penjual di kota tidak memiliki uang, maka jujur saja. Jangan malah menyinggung perasaan penjual di desa dengan cara menawar dengan harga yang jauh lebih rendah.
"Penjual di kota, kamu kalau nggak punya uang, bilang aja. Jangan menyinggung penjual di desa. Ini kulakannya barang super Rp35 ribu sampai Rp40 ribu, kok kamu tawar Rp15 ribu sampai Rp20 ribu," lanjut pria tersebut.
Di akhir videonya, pria tersebut kembali mengungkapkan kekesalannya karena penjual di kota menawar harga bawang merah dengan begitu murah. Ia juga sempat menawarkan hutang kepada pedagang kota tersebut.
Baca Juga: Tak Sengaja Parkir di Tempat Orang Lain, saat Minta Maaf Malah Kena Ancaman Kaca Mobil Mau Dipecah
"Bawang merah, nawarnya cuma Rp15-20 ribu. Tolong dipikirkan. Nawar kok dua puluh ribu. Ngawur. Kalau nggak punya uang bilang, nanti aku kasih hutangan," pungkasnya.