Pada video ini juga terlihat momen ketika korban telah turun dari gerbong KRL. Korban diturunkan di Stasiun Pasar Minggu. Seorang petugas stasiun tampak mendekat ke arah korban dan mengamankan korban.
Pelaku juga turut diamankan oleh petugas stasiun.
Kejadian ini pun banjir beragam komentar dari warganet. Warganet menilai bahwa penumpang KRL semakin rentan menjadi korban pelecehan seksual ketika gerbong KRL penuh sesak oleh penumpang.
Warganet meminta agar ada pengurangan jumlah penumpang di setiap gerbong kereta.
"Naik KRL dengan desak-desakan gitu sangat susah dan rentan pelecehan seksual. Bisa nggak ya di KRL itu jangan terlalu numpuk sekali penumpangnya? Sekiranya penumpangnya sesuai isi pegangan tangan kalau berdiri dan nggak berlebihan. Jadi tertib itu indah," komentar warganet.
"Semoga ada perubahan jumlah kapasitas penumpang KRL. Biar nggak desak-desakan dan nggak rentan pelecehan seksual di KRL," timpal warganet.