Dewan Komisioner OJK Periode 2017-2022 Berpamitan ke Jokowi

Rabu, 13 Juli 2022 | 17:01 WIB
Dewan Komisioner OJK Periode 2017-2022 Berpamitan ke Jokowi
Presiden Joko Widodo atau Jokowi menerima Dewan Komisioner OJK periode 2017-2022 di Istana Merdeka, Rabu (13/7/2022). (Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menerima Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2017-2022 di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/7/2022). Jajaran Komisioner OJK tersebut berpamitan kepada Jokowi lantaran masa jabatannya yang akan habis.

"Ini jajaran lama, kami tadi lapor kepada bapak presiden, kami anggota dewan komisioner 2017-2022 (masa jabatannya) akan segera berakhir," kata Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso.

Seiring dengan berakhirnya jajaran periode 2017-2022 itu, Wimboh menyebut akan ada jajaran komisioner anyar yang dilantik pada pekan depan.

"Ya, intinya pamit," ucapnya.

Selain itu, Wimboh menyampaikan kalau pihaknya mengapresiasi kepemimpinan Jokowi dalam mengeluarkan kebijakan strategis khususnya selama menghadapi pandemi Covid-19.

Dewan Komisioner OJK periode 2017-2022 usai menemui Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/7/2022). (Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Dewan Komisioner OJK periode 2017-2022 usai menemui Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/7/2022). (Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

"Berkat instruksi Bapak Presiden, kita Indonesia bisa menangani Covid-19 dengan baik, bisa mendapatkan vaksin dengan cukup, mendistribusikan dengan cepat, sehingga masyarakat bisa tidak terkendala dengan adanya Covid yang kemarin wabah di 2020 itu," jelasnya.

Wimboh menyebutkan bahwa dalam dua tahun terakhir, dunia termasuk Indonesia menghadapi kondisi luar biasa yang tidak diprediksi sebelumnya. Pemerintah saat itu, menurut Wimboh, mampu menangani pandemi Covid-19 dengan baik sehingga kekebalan kelompok atau herd immunity dapat tercapai.

"(Masyarakat) bisa melakukan aktivitas kembali sebagaimana ditunjukkan bahwa ekonomi kita sudah mencapai 5,1 persen di Q1 2022 secara year on year kemarin," ucap Wimboh.

Selain itu, Wimboh menyampaikan ucapan terima kasih atas kepemimpinan Jokowi menjaga perekonomian nasional melalui kebijakan strategis yang dikeluarkan pemerintah. Menurutnya, melalui kebijakan yang dikeluarkan selama pandemi Covid-19, geliat perekonomian masyarakat mampu berjalan kembali.

Baca Juga: Marah di Hadapan Budiman Sudjatmiko, Adian Napitupulu: Dulu Ga Dibayar Rakyat Bicara Sekarang Dibayar Rakyat Diam

"Kami juga melakukan sinergi yang baik antara kebijakan fiskal juga untuk Menteri Keuangan, kebijakan moneter Bank Indonesia yang kita bisa memberikan satu orkestra kebijakan yang mempunyai dampak positif kepada stabilitas sistem keuangan Indonesia," tambahnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI