Shinzo pun terpilih menjadi perdana menteri Jepang pada tahun 2006, namun pada tahun 2007 Shinzo sempat mengundurkan diri karena menganggap dirinya belum mampu menyelesaikan permasalahan dukungan terhadap Afghanistan atas operasi militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat ke Afghanistan.
Namun pada tahun 2012, Shinzo kembali terpilih sebagai PM Jepang hingga tahun 2020 dirinya harus mengundurkan diri dari jabatannya sebagai PM Jepang karena masalah kesehatan.
Jasa-jasa Shinzo Abe
Peran Shinzo dalam memimpin Jepang juga berhasil membuatnya menghidupkan kembali ekonomi yang stagnan, melonggarkan batasan konstitusi pasifis pasca Perang Dunia II, dan memulihkan nilai nilai konservatif di kehidupan masyarakat Jepang.
Menyadur The Guardian, Shinzo Abe juga berperan penting dalam pagelaran Olimpiade 2020 untuk Tokyo. Ia memiliki motivasi agar Jepang mampu memenangkan olimpiade dan bahkan muncul sebagai karakter video game Nintendo Mario saat penyerahan tuan rumah Olimpiade Rio ke Olimpiade Tokyo pada 2016 lalu.
Abe dikenal dengan kebijakan "Abenomics" untuk mengangkat ekonomi terbesar ketiga di dunia dari deflasi dan mendukung peran yang lebih menonjol bagi militer Jepang untuk melawan ancaman yang berkembang dari Korea Utara dan China dengan lebih tegas.
Saat menjabat, ia gagal mewujudkan ambisi politik utamanya yaitu untuk merevisi konstitusi “pasifis” Jepang, yang melarang negara itu menggunakan kekuatan militer untuk menyelesaikan perselisihan internasional.
Dalam beberapa pekan terakhir, ia bahkan telah menyuarakan dukungan untuk kenaikan yang signifikan dalam anggaran pertahanan Jepang dengan mengaitkan kepada invasi Rusia ke Ukraina sebagai bukti bahwa Jepang harus tetap waspada jika terjadi invasi China ke Taiwan.
Kontributor : Dea Nabila
Baca Juga: Mantan PM Jepang Shinzo Abe Meninggal, Sempat Jalani Perawatan usai Ditembak