Suara.com - Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB enggan mau lagi menanggapi sikap Zannuba Arrifah Chafsoh atau akrab disapa Yenny Wahid yang sempat saling sindir dengan Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.
Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, mengatakan, bahwa apa yang dipersoalkan oleh Yenny disebut selalu berulang disampaikan setiap kali jelang Pemilu.
"Udah lama itu (sindiran Yenny). Setiap kali pemilu, udah bosen bahas lagi," kata Jazilul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/6/2022).
Jazilul kemudian menegaskan, PKB sendiri kekinian telah bersikap tidak akan lagi menanggapi apa yang disampaikan Yenny dan pihaknya. PKB kekinian memilih fokus persiapan Pemilu.

"Itu kan udah tiap-tiap tahun begitu, ya udah gak usah ditanggapi," tuturnya.
Pernyataan Yenny
Yenny Wahid sebelumnya, mengatakan, bahwa PKB kekinian dikelola berdasarkan paranoid. Menurutnya, PKB seolah digembok dari dalam, sehingga para tokoh-tokoh senior era Abdurrahman Wahid alias Gus Dur tak diberi kesempatan.
"PKB sendiri memang saat ini dikelola dengan sangat berdasarkan paranoid," kata Yenny melalui rekaman suara yang telah diizinkan untuk dikutip Suara.com lewat Juru Bicaranya, Senin (27/6/2022) kemarin.
Menurut Yenny, banyak para tokoh senior yang memang dekat dengan Gus Dur dan mengenal dekat Ketum PKB saat ini yakni Muhaimin Iskandar alias Cak Imin justru malah dikeluarkan dari PKB.
Ia menyampaikan, bahkan kekinian banyak para tokoh-tokoh senior PKB justru memilih hijrah ke partai politik lain.