Suara.com - Zannuba Arrifah Chafsoh atau akrab disapa Yenny Wahid kembali menyentil Partai Kebangkitan Bangsa. Ia mengatakan, saat ini PKB dikelola berdasarkan paranoid.
Menurut Yenny Wahid, PKB seolah digembok dari dalam di mana para tokoh-tokoh senior era Abdurrahman Wahid alias Gus Dur tak diberi kesempatan.
"PKB sendiri memang saat ini dikelola dengan sangat berdasarkan paranoid," kata Yenny melalui rekaman suara yang telah diizinkan untuk dikutip Suara.com lewat juru bicaranya, Senin (27/6/2022).
Menurut Yenny Wahid, banyak para tokoh senior yang memang dekat dengan Gus Dur dan mengenal dekat Ketum PKB saat ini yakni Muhaimin Iskandar alias Cak Imin justru malah dikeluarkan dari PKB.
Ia menyampaikan, bahkan kekinian banyak para tokoh-tokoh senior PKB justru memilih hijrah ke partai politik lain.
"Ini ibaratnya PKB digembok dari dalam, semua kader-kader senior enggak masuk, semua. Tokoh-tokoh semua Pak Mahfud MD, Pak Ali Masykur itu banyak sekali tokoh-tokoh yang bahkan sebagian hijrah ke partai lain, tapi hatinya tetap di PKB, cuman ya itu dikunci dari dalam," tuturnya.
Lebih lanjut, Yenny menilai hal itu sudah terjadi 18 tahun lamanya. Menurutnya, kekuasaan Cak Imin seolah sangat absolut.
"Kenyataannya itu, sudah 18 tahun, memimpin partai jadi ya kekuasaannya sangat absolut, jadi ini memang bukan sesuatu yang sehat lagi tapi sudah tidak sehat," tandasnya.
Untuk diketahui, hubungan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar dengan Putri Gus Dur Yenny Wahid kian memanas.
Baca Juga: Makin Panas, Yenny Wahid Ungkap Borok Cak Imin Bikin Pernyataan Melecehkan Ketum PBNU
Diketahui, Yenny Wahid beberapa kali mengkritik kepemimpinan Cak Imin. Putri Gus Dur itu menyoroti langkah Cak Imin yang ngotot mencalonkan diri menjadi presiden.