"Real. VCS ready," jawabnya.
"Rate VCS. 60 menit Rp200.000,00. 30 menit Rp150.000,00," lanjutnya.
Lama tak mendapatkan respons, akun Twitter ini kembali mengirimkan pesan ke suami pengirim cuitan. Ia bertanya kelanjutan dari pemesanan jasa tersebut.
"Gimana mas?" tulisnya.
Setelah melihat cuitan ini, banyak warganet berbondong-bondong melarang wanita ini menggugurkan kandungan, karena bayi dalam kandungannya tidak memiliki salah apa-apa.
"Mbak, janinmu nggak salah. Jangan pernah ada niatan untuk melakukan hal itu karena kehamilanmu adalah impian bagi pejuang garis 2. Tolong, kalau perlu pergi, pergi sekalian. Tapi jangan sampai gugurin kandungan," ungkap warganet.
"Adik bayinya nggak salah apa-apa, jangan gugurin. Mending pulang ke rumah orang tua buat nenangin diri. Kalau udah mendingan, kepala suaminya gebuk pakai teflon," kata warganet.
"Anak kamu nggak salah, jangan jadiin korban," ucap warganet.
"Yang salah itu kelakuan suamimu, bukan anakmu," terang warganet.
"Dedek bayimu nggak salah. Bapaknya yang baj*****. Ayo harus kuat dan semangat ," kata warganet.