Soal Miras Gratis Muhammad dan Maria oleh Holywings, BPIP: Tak Boleh Lukai Nilai-nilai Luhur Agama

Jum'at, 24 Juni 2022 | 21:28 WIB
Soal Miras Gratis Muhammad dan Maria oleh Holywings, BPIP: Tak Boleh Lukai Nilai-nilai Luhur Agama
Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Romo Antonius Benny Susetyo. [Suara.com/Welly Hidayat]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Romo Antonius Benny Susetyo ikut mengomentari terkait promo minuman keras (miras) gratis dari restoran dan bar Holywings yang menggunakan nama 'Muhammad' dan 'Maria'.

Benny mengatakan, seharusnya semua pihak termasuk pihak Holywings menghormati nilai-nilai luhur agama. Kebebasan berekspesi kata Benny juga tak boleh melukai nilai-nilai luhur agama.

"Sebenarnya nilai nilai yang luhur, harus dihormati dan kebebasan (berekspresi) tidak boleh melukai nilai -nilai luhur agama," ujar Benny kepada Suara.com, Jumat (24/6/2022).

Benny menuturkan penggunaan nama 'Maria' dan 'Muhammad' sebagai promo miras gratis, melanggar norma dan melanggar etika Pancasila.

Lantaran itu, Benny mengemukakan di dalam etika Pancasila mengajarkan untuk saling menghormati dan menghargai umat beragama.

"Kalau di Indonesia melanggar norma, artinya demokrasinya kan tidak berarti sama dengan demokasi barat dan Afrika karena itu ada etika yang disebut etika Pancasila," kata Benny.

"Etika Pancasila semua keyakinan umat beragama dihormati dan dihargai tidak boleh dilecehkan oleh siapapun. Sila Ketuhanan yang Maha Esa yang menjiwai sila ke 2, ke 3, ke 4 dan ke 5," papar Benny.

Tak hanya itu, Benny menjelaskan di dalam demokrasi Eropa dan Amerika, pelecehan simbol agama dianggap kebebasan berekspresi, meski melukai perasaan umat beragama.

Namun kata dia, Undang-undang di Eropa dan Amerika menjamin kebebasan berekspresi tersebut sehingga tak bisa ditindak.

Baca Juga: Terkuak! Motif Holywings Pakai Nama Muhammad buat Promo Miras Gratis, Giring Pengunjung ke Outlet Sepi Omzet

"Karena dalam demokrasi barat dan Amerika itu pelecehan simbol -simbol agama itu dianggap mereka, bagian kebebasan berekspresi, meskipun melukai perasaan umat beragama. Tetapi hukum itu memberi jaminan jmereka itu nggak bisa ditindak itu yang terjadi," tutur Benny.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI