4 Fakta Anak Ustaz Arrasy Hasyim Tewas Tertembak Senpi Petugas

Farah Nabilla Suara.Com
Kamis, 23 Juni 2022 | 08:54 WIB
4 Fakta Anak Ustaz Arrasy Hasyim Tewas Tertembak Senpi Petugas
Pemakaman anak ustaz di Tuban yang tewas tertembak senpi. (Foto: Dok Polres Tuban)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Balita berusia 3 tahun, putra kedua mubalig Buya Arrazy Hasyim tewas tertembak senjata api milik polisi yang mengawalnya. Akibatnya, balita tersebut tewas pada Rabu (22/6/2022) sekitar pukul 13.00 WIB di Desa Palang, Kecamatan Palang, Tuban. Dikabarkan balita itu tertembak dalam insiden yang terjadi di rumah mertua Buya Arrazy.

Polisi pun telah membenarkan terjadinya peristiwa nahas yang menimpa keluarga ulama tersebut. Diketahui, Buya Arrazy Hasyim merupakan ulama Pengasuh Lembaga Ribath Nouraniyah di Ciputat.

Simak fakta balita anak Ustaz Arrasy Hasyim tewas tertembak di Tuban berikut ini.

1. Kronologi Kejadian

Insiden yang menimpa anak Ustaz Arrasy Hasyim terjadi karena senjata api milik salah satu petugas dibuat mainan oleh kakak kandung korban yang berusia 5 tahun. Sedangkan korban balita yang tewas itu berusia 3 tahun. 

Kasat Reskrim Polres Tuban AKP M Gananta menyebut senpi itu milik seorang petugas. "Betul, insiden itu terjadi karena senpi milik salah satu petugas yang yang dibuat mainan oleh kakak kandung korban yang berusia 5 tahun. Sedangkan korban ini usia 3 tahun," ujar Gananta pada Rabu (22/6/2022).

Peristiwa itu terjadi saat petugas yang membawa senpi sedang salat Dzuhur di masjid sekitar pukul 13.00 WIB. Petugas itu disebut meletakkan senpinya di tempat yang dikira sudah aman. Namun ternyata senpi itu masih terjangkau anak-anak.

"Jadi musibah itu terjadi saat petugas itu salat. Kejadiannya di rumah. Rumahnya itu pas mepet masjid. Petugas itu sudah meletakkan senpi di tempat yang aman," ungkap Gananta.

Selain itu senpi disebut sudah terkunci maksimal, tapi tak disangka ada kejadian nahas yang merenggut nyawa sang balita. "Senpi itu sudah di-lock maksimal, sudah safety. Tapi namanya anak kecil rasa ingin tahunya besar," jelas Gananta.

Baca Juga: Putra Ulama Buya Arrazy Hasyim Tertembak di Tuban, Polisi Inisial M akan Diperiksa

2. Orang Tua Sudah Ikhlas

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI