CEK FAKTA: Beredar Kabar Anies Baswedan Sudah Punya Calon Wapres Berharta Triliunan Rupiah, Benarkah?

Senin, 20 Juni 2022 | 13:12 WIB
CEK FAKTA: Beredar Kabar Anies Baswedan Sudah Punya Calon Wapres Berharta Triliunan Rupiah, Benarkah?
Anies Baswedan bicara di acara U20 Sherpa Meeting
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sampai saat ini juga belum ada partai politik atau pembentukan koalisi yang sepakat mengusung mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut. Sejumlah partai diketahui masih menjajaki koalisi satu sama lain.

Kesimpulan

Dengan demikian, klaim bahwa Anies telah menggandeng seorang tokoh Ormas Islam berharta triliunan rupiah sebagai bakal cawapres itu tidak tepat.

Faktanya belum ada informasi resmi dan valid mengenai hal tersebut.

Tanggapan Anies Baswedan Soal Namanya Jadi Kandidat Capres NasDem

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Selasa (24/5/2022). [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Selasa (24/5/2022). [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]

Anies Baswedan sendiri telah menanggapi langkah Partai NasDem memasukkan namanya sebagai salah satu bakal calon presiden 2024.

Anies mengapresiasi langkah NasDem yang menjaring nama kandidat capres dari rekomendasi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) yang dinilainya sebagai terobosan baru.

"Saya ingin sampaikan respect, karena Partai NasDem pimpinan Pak Surya Paloh telah membuat terobosan baru di mana pengusulan nama-nama untuk kepentingan nasional diberikan kepada pimpinan wilayah, karena wilayah yang mengusulkan nama," kata Anies di Jakarta Selatan, Sabtu (18/6/2022).

Anies merasa sangat terhormat bisa masuk dalam daftar tiga nama yang diusung NasDem tersebut. Hanya saja Anies juga menegaskan, bahwa saat ini ia masih ada tanggung jawab untuk menyelesaikan amanahnya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Baca Juga: Demokrat Dekati Gerindra dan NasDem Sambil "Pacaran" dengan PKB dan PKS

"Kedua, saat ini saya masih terus menjalankan amanat di Jakarta. Amanat dari masyarakat Jakarta adalah amanat utama yang harus saya tunaikan sampai Oktober nanti, karena itu saya terus harus fokus di dalam urusan Jakarta," terangnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI