Heboh Nasi Padang Babi, PA 212 Meradang

Sabtu, 11 Juni 2022 | 11:44 WIB
Heboh Nasi Padang Babi, PA 212 Meradang
Jubir PA 212 Novel Bamukmin. [Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Wasekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin angkat bicara terkait adanya rumah makan nasi padang "Babiambo" yang menjual menu rendang babi.

Novel menilai praktek jual daging babi dengan mengatasnamakan rumah makan padang, sangat mencoreng dan melukai orang Padang.

"Tindakan penjual daging babi atas nama rumah makan padang jelas sangat mencoreng dan melukai orang padang karena rumah makan Padang sudah jelas 100% halal dan adat Padang sudah lekat dengan syariat Islam yaitu adat basandi syara, syara basandi kitabullah," ujar Novel saat dihubungi Suara.com, Sabtu (11/6/2022).

Ia pun meminta aparat kepolisian mengusut penjual nasi padang babi yang telah membuat kegaduhan bukan hanya terhadap orang Padang, namun umat Islam.

Kata dia, jika tidak ditindak tegas, dikhawatirkan dapat menyulut umat Islam.

"Untuk itu polisi harus usut dan tangkap karena jelas sudah membuat kegaduhan yang bukan orang Padang saja yang marah akan tetapi umat Islam marah dan kalau tidak ditindak tegas bisa menyulut umat Islam untuk membuat perhitungan sendiri," ungkap Novel.

Menurut Novel, hanya di rezim pemerintahan saat ini, segala tindakan yang menyerang syiar Islam terus terjadi. Bahkan kata Novel, hal tersebut juga melemahkan nilai nilai agama Islam dan melemahkan Pancasila.

"Dengan tujuan akan terus terjadi pelemahan pelemahan nilai nilai agama Islam, yang otomatis juga melemahkan pancasila yaitu dalam sila pertama " Ketuhanan yang Maha Esa " yang dimana dimasa sebelum rezim ini tidak pernah terjadi," papar dia.

Tak hanya itu, Novel menyebut kejadian pelemahan atau pemandulan syiar syiar Islam di rezim pemerintahan saat ini akan terus terjadi.

Baca Juga: Heboh Nasi Padang Pakai Daging Babi, Pakar Kuliner William Wongso Angkat Bicara

"Sudah maraknya kembali kemungkaran, maksiat secara terang terangan," katanya

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI