Tak Segan Copot Komandan Satuan yang Ambil Hak Prajurit, Jenderal Dudung: Jangan Kaya Kapal Keruk

Sabtu, 11 Juni 2022 | 00:11 WIB
Tak Segan Copot Komandan Satuan yang Ambil Hak Prajurit, Jenderal Dudung: Jangan Kaya Kapal Keruk
KSAD Jenderal Dudung Abdurachman saat menceritakan buku biografinya yang berjudul "Loper Koran Jadi Jenderal" di Mabes AD, Jakarta Pusat, Jumat (10/6/2022). (Suara.com/Ria).
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman berpesan kepada jajaran komandan untuk tidak semena-mena mengambil hak dari para prajurit. Kalau ada yang tetap nekat, Dudung tidak segan akan langsung mencopotnya.

Itu disampaikan Dudung saat membicarakan soal kepemimpinannya. Ia tidak mau kalau hak para prajurit malah diambil seenaknya oleh atasan.

"Kalau istilah saya, saya pun sama sekarang saya jadi KSAD kepada Pangdam, Danrem, Dandim, Danyon, kamu jangan jadi pemimpin yang jadi pemimpin yang kapal keruk," kata Dudung dalam acara peluncuran buku "Loper Koran Jadi Jenderal" di Mabes AD, Jakarta Pusat, Jumat (10/6/2022).

"Sudah kapal keruk, pake vacuum cleaner, sudah begitu pakai kanebo lagi, sampai bersih. Jangan sampai seperti itu," sambungnya.

Dudung memberikan pelajaran kepada komandan satuan untuk jangan pernah berpikir ingin memperkaya sendiri. Ia memberikan contoh di lingkungan pendidikan TNI zaman dulu itu, makanan yang diberikan kepada prajurit bisa disebut tidak layak karena porsinya yang begitu sedikit.

"Ada pendidikan-pendidikan yang, aduh, makannya saja begini, nasinya begini, tempenya seperti silet tipisnya, ayamnya saja kadang ekornya saja, kadang kakinya saja, yang begitu sekarang di Angkatan Darat sudah tidak ada," ungkapnya.

"Yang saya tekan betul apabila ada pemimpin yang coba-coba mengambil hak prajuritnya pasti akan saya ganti," tambahnya.

Ia memahami betul akan kebutuhan asupan makanan bagi para taruna yang masih menjalani pendidikan. Itu dikarenakan ia pernah menjabat sebagai Gubernur Akademi Militer pada 2018 hingga 2020.

Dudung menerangkan kalau Akademi Militer itu sesungguhnya untuk pembentukan karakter para taruna. Itu yang diperlukan untuk mencetak seorang pemimpin yang memiliki anak buah.

Baca Juga: Eril Ditemukan Meninggal Dunia, Sang Kekasih Tulis Pesan Haru: Sampai Bertemu Lagi di Surganya Allah

Saat menjadi orang nomor satu di Akmil, Dudung berupaya keras untuk membuat taruna bisa tetap sejahtera. Ketika mereka sedang latihan di luar, Dudung bersama istri kerap membawakan makanan yang dibelinya sendiri.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI