Hal tersebut yang kemudian membuat suasana semakin haru, bahkan sang guru tak kuasa menitikkan air mata.
Salah satu guru, memegang foto muridnya yang meninggal tersebut. Ia mengelus-elus foto muridnya sambil sesekali mengusap air mata.
"Kami semua kehilanganmu nak, tapi hidup harus terus berjalan surga untukmu nak #RIP #SlametRiswanto," tulisan dalam video.

Usai melakukan wisuda, para siswa mendatangi pekuburan teman mereka membawakan foto dan kalung wisuda.
Mereka melakukan berdoa bersama di depan makam teman yang meninggal tersebut.
"Nyeseknya, Alfatihah buat Almarum," tulis akun Instagram kepoin_trending.
Saat berita ini dibuat, video tersebut telah disukai ratusan kali dan bisa disaksikan di sini.