Pencopet Bawa Sajam Lukai Penumpang di Halte Semanggi, Manajemen Bantah Sering Terjadi Kriminalitas di Bus TransJakarta

Stefanus Aranditio Suara.Com
Selasa, 07 Juni 2022 | 17:11 WIB
Pencopet Bawa Sajam Lukai Penumpang di Halte Semanggi, Manajemen Bantah Sering Terjadi Kriminalitas di Bus TransJakarta
Copet terciduk saat beraksi di Transjakarta, sempat membawa pisau dan menusuk penumpang. (Instagram/@merekamjakarta)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Kepala Departemen Komunikasi Korporasi dan CSR PT TransJakarta Iwan Samariansyah menegaskan bahwa Bus TransJakarta aman dari segala tindak kriminalitas.

Hal itu dikatakan Iwan usai terjadi percobaan pencopetan yang terjadi di dalam bus TransJakarta saat berhenti di Halte Semanggi, Jakarta Selatan pada Selasa (7/6/2022) yang mengakibatkan satu penumpang terluka akibat sabetan senjatan tajam.

"Kami sudah pasang banyak CCTV baik di dalam maupun di halte kita, jadi disitu kan kelihatan apa yang terjadi di luar opini netizen yang menganggap ini sering terjadi, sama sekali tidak benar kalau ada dugaan itu," kata Iwan saat dihubungi, Selasa (7/6/2022).

"Karena kami sudah sangat optimal untuk membuat keamanan dan kenyamanan buat para pelanggan kita," sambung Iwan.

Iwan membeberkan kejadian percobaan pencopetan itu terjadi sekitar pukul 11.46 WIB saat bus tengah berhenti di halte semanggi.

Korban percobaan pencopetan bernama Yulizar, warga Mampang Prapatan, dan penumpang yang terluka bernama Abdul Rohim, warga Tangerang.

Sementara setelah diperiksa, alamat KTP terduga pelaku ternyata berasal dari Kelurahan Bangun Jaya, Kecamatan Bulang Tengah Suku Ulu, Sumatera Selatan.

Pelaku awalnya ingin melakukan aksinya terhadap Abdul Rohim, namun pelanggan lain melihat dan langsung meneriakinya.

"Tapi ketika ditegur si terduga copet ini tidak terima, dia menolak dituduh percobaan pencopetan, dan akhirnya terjadi cek-cok di dalam bus dan berlanjut hingga halte Semanggi," ungkapnya.

Baca Juga: Antar Penonton ke Sirkuit Formula E, TransJakarta Kerahkan 50 Armada Bus Premium

Namun, di tengah keributan tersebut, terduga pelaku tiba-tiba mengeluarkan pisau dan menyerang orang-orang di sekitarnya hingga mengenai tangan korban, Abdul Rohim.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI