Profil Jaksa Agung ST Burhanuddin yang Jadi Saksi Nikah Deddy Corbuzier

Farah Nabilla Suara.Com
Selasa, 07 Juni 2022 | 12:03 WIB
Profil Jaksa Agung ST Burhanuddin yang Jadi Saksi Nikah Deddy Corbuzier
Sanitar Burhanuddin pada Podcast Deddy Corbuzier. (Tangkapan Layar Youtube Deddy Corbuzier)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Nama Sanitar Burhanuddin atau yang juga dikenal sebagai Jaksa Agung ST Burhanuddin kembali disorot publik usai dirinya dipilih menjadi saksi pernikahan Deddy Corbuzier dan Sabrina Chairunnisa. Acara ini digelar pada Senin (6/6/2022).

Sebelumnya, pada 17 Februari 2021 lalu, ST Burhanuddin sempat hadir menjadi bintang tamu dalam podcast Youtube Deddy Corbuzier untuk membahas  kasus-kasus korupsi.

Lantas, siapa sosok Jaksa Agung ST Burhanuddin ini? Berikut profilnya.

Sah! Deddy Corbuzier akhirnya Menikah dengan Sabrina, Tuai Doa dan Pujian. (TikTok/DeddyCorbuzier)
Sah! Deddy Corbuzier akhirnya Menikah dengan Sabrina, Tuai Doa dan Pujian. (TikTok/DeddyCorbuzier)

Profil Sanitar Burhanuddin

Sanitar Burhannudin lahir di Cirebon, 17 Juli 1954. Ia adalah anak dari pasangan Entis Sutisna (ayah) dan Jojoh Juansih (ibu). Ia merupakan adik Tubagus Hasanuddin, mantan perwira tinggi TNI-AD yang kini menjabat sebagai anggota DPR RI.

Riwayat Pendidikan Sanitar Burhanuddin

Sanitar Burhanuddin merupakan lulusan dari SD Negeri Talaga, Majalengka, SMP Negeri Talaga, Majalengka, SMEA Negeri Magelang, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang (S1 Hukum Pidana), Sekolah Tinggi Manajemen Labora Jakarta (Magister Manajemen) serta Universitas Satyagama untuk gelar Doktor.

Karier Sanitar Burhanuddin

Kariernya diawali sebagai staf Kejaksaan Tinggi Jambi sejak tahun 1989. Ia kemudian mengikuti pendidikan pembentukan jaksa dan beberapa kali menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri sejumlah daerah, mulai dari Bangko (Jambi) hingga Cilacap.

Baca Juga: Resmi Menikah dengan Sabrina Chairunnisa, Ini 7 Artis Cantik yang Pernah Dekat dengan Deddy Corbuzier

Pada tahun 2007, ia menjabat sebagai Direktur Eksekusi dan Eksaminasi Kejaksaan Agung yang kemudian berlanjut sebagai Kejaksaan Tinggi Kejati Maluku Utara pada tahun 2008 sampai 2009.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI