"Di kepala saya dengan cepat menghitung, menimbang lebih banyak, ketika saya putus dengan Ngan saya akan mengambil uang itu untuk beli rumah dan membangun karir," ujar pria itu.
"Saya akhirnya dengan cepat memutuskan untuk mengambil 50 emas batangan tersebut," tambahnya.

Usai bertemu dengan ayah Ngan, pria tersebut mendapatkan telfon dari Ngan.
Ngan marah karena pria tersebut lebih memilih uang daripada dirinya. Ia kemudian memutuskan pria tersebut.
Namun sebelumnya, Ngan menejaskan bahwa emas dari ayahnya adalah palsu, hanya untuk menjebak pria tersebut.
Kemudian si pria ke toko emas untuk mengeceknya, dan benar saja emas batangan pemberian ayah Ngan adalah palsu.
"Saya bodoh dan bodoh," ungkap pria tersebut.