Adapun pembagian waktu awal Isya menurut Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Bafadhol Al Hadhrami dibagi menjadi tiga yaitu:
• Waktu fadhilah yaitu di awal waktu Isya.
• Waktu ikhtiyar yaitu sampai sepertiga malam.
• Waktu jawaz yaitu sampai terbitnya fajar as sadiq.
Mengenai batas waktu sholat Isya, para ulama berbeda pendata. Setidaknya terdapat tiga pendapat yang berbeda. Antara lain disebutkan dalam Al Qadhi Ibn Rusyd dalam Bidayat Al Mujtahid.
1. Akhir waktu Isya adalah sampai di sepertiga malam. Ini merupakan pendapat mazhab Syafi’i, Abu Hanifah, dan yang masyhur dari mazhab Maliki.
2. Akhir waktu Isya adalah di pertengahan malam, merupakan pendapat mazhab Maliki dalam pernyataan yang lain. Pendapat ini juga sepertinya disetujui pula oleh Syaikh Sayyid Sabiq dalam Fiqh As Sunnah.
3. Akhir waktu Isya adalah saat terbitnya fajar, pendapat ini dari Dawud Az Zahiri.
Kesimpulannya, batas waktu sholat Isya tergantung dengan mahzab yang diikuti. Jadi tidak heran jika terdapat perbedaan diantara umat muslim. Namun, pendapat terkuat mengenai batas waktu shokat Isya menurut mayoritas ulama yang disepakati yaitu hingga spertiga malam, sebelum masuknya waktu sholat subuh.
Baca Juga: Bacaan Sholat 5 Waktu Lengkap: Doa, Niat dan Tata Cara Mengerjakannya yang Benar
Demikian tadi uraian mengenai batas waktu sholat Isya menurut hadits yang shahih. Hendaknya kita sebagai umat Nabi Muhammad, mengerjakan sholat fardhu di awal waktu jika tidak ada kesibukan yang genting.