5 Fakta Seputar Ganjar Dianggap 'Kemlinthi' Jadi Capres oleh Elite PDIP

Kamis, 02 Juni 2022 | 19:36 WIB
5 Fakta Seputar Ganjar Dianggap 'Kemlinthi' Jadi Capres oleh Elite PDIP
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. [Dok Pemprov Jateng]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Sosok gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo tengah dikritik menohok oleh sesama politisi PDIP, yakni anggota DPR RI Trimedya Panjaitan. Ia menyebut Ganjar "kemlinthi", sehingga memicu isu adanya perseteruan internal dalam partai PDIP.

Olokan "kemlinthi" sendiri berarti congkak, sombong, atau sok dalam bahasa Jawa. Menurut Trimedya, Ganjar dengan dinilai terlalu ambisius menjadi calon presiden (capres) dan tidak menghormati sosok ketua umum partai, Megawati Soekarnoputri.

"Kalau kata orang Jawa kemlinthi ya, sudah kemlinthi dia. Harusnya sabar dulu dia jalankan tugasnya sebagai gubernur Jateng. Dia berinteraksi dengan kawan-kawan struktur di sana DPD DPC DPRD provinsi DPRD kabupaten/kota, itu baru," ujar Trimedya.

Lantas, apa yang melatarbelakangi elite PDIP layangkan julukan pedas tersebut? Bagaimana respons Ganjar terkait julukan itu?

Simak jawabannya pada deretan fakta berikut.

1. Respons Ganjar soal dianggap tidak menghormati Megawati

Mengenai dinilai tidak menghormati sang ketua partai, Ganjar tidak ambil pusing terhadap tudingan itu. Ganjar menegaskan bahwa urusan capres adalah hak prerogatif ketua umum partai.

Sehingga, Ganjar menilai dirinya tetap menghormati Megawati.

"Saya menghormati lah. Itu kan urusan copras capres to itu. Capres itu di PDIP sudah jelas, itu urusannya ketua umum. Urusannya Bu Mega," respon Ganjar saat ditemui di kantor gubernur, Kamis (2/6/2022).

Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Kemlinthi, Mantan Wali Kota Solo Beri Respon Menohok dan Tantang Politisi PDIP Adu Data

2. Ganjar fokus urus minyak goreng dan banjir rob

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI