Namun idealnya, menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), popok sebaiknya diganti setiap 2 atau 3 jam sekali.
Jadwal mengganti ini juga sebaiknya disesuaikan dalam beberapa kondisi seperti saat cuaca dingin, atau saat bayi baru selesai buang air besar, bayi akan tidur, hingga setelah memandikan bayi.
Apa yang Akan Terjadi Jika Popok Bayi Tak Sering Diganti?
Melansir Mayo Clinic, dampak utama yang bisa terjadi adalah ruam popok, yakni iritasi berupa bintik-bintik kemerahan di area kulit bayi yang tertutup popok. Kondisi ini disebut sebagai diaper rash.
Dampak lainnya adalah iritasi pada kulit bayi yang bergesekan dengan pinggiran popok, hingga infeksi pada saluran kencing.