Apa itu Henti Jantung? Ini Penyebab Wafatnya Buya Syafii Maarif

Sabtu, 28 Mei 2022 | 10:04 WIB
Apa itu Henti Jantung? Ini Penyebab Wafatnya Buya Syafii Maarif
Ilustrasi jantung manusia - apa itu henti jantung (Shutterstock).
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Kabar duka datang dari mantan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah (1998 - 2005) Ahmad Syafii Maarif atau yang dikenal sebagai Buya Syafii Maarif. Buya Syafii Maarif meninggal dunia di usianya yang ke-86 tahun di RS PKU Muhammadiyah, Gamping, Kabupaten Sleman pada Jumat (27/5/2022) karena mengalami henti jantung. Apa itu henti jantung?

Sebelumnya, Buya Yahya memiliki riwayat serangan jantung selama beberapa kali. Buya Syafii Maarif dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah sejak Sabtu (14/5/2022) setelah mengalami sesak napas. Hingga pada Kamis (26/5/2022), Buya mengeluhkan nyeri dada dan sesak napas. Pada pagi Jumat (27/5/2022), Buya menghembuskan napas terakhirnya setelah mengalami henti jantung. Lantas, apa itu henti jantung?

Henti jantung atau sudden cardiac arrest merupakan kondisi ketika jantung berhenti secara mendadak. Kondisi ini dapat menyebabkan penderita hilang kesadaran dan berhenti bernapas. Henti jantung diakibatkan oleh gangguan pada listrik jantung sehingga jantung berhenti untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Perbedaan Henti Jantung dan Serangan Jantung

Henti jantung rupanya berbeda dengan serangan jantung. Henti jantung dapat membuat tubuh tidak dapat berfungsi seperti biasa. Gangguan ini terjadi berdampak pada aliran darah dari jantung yang membawa oksigen. Orang yang mengalami ini akan langsung jatuh kolaps dan berhenti napas.

Sementara serangan jantung diakibatkan dari penyempitan pada pembuluh darah sekitar jantung. Aliran darah akan terganggu, namun penderitanya masih dapat bernapas dan sadar.

Henti jantung menjadi masalah kesehatan serius dan sangat berbahaya apabila tidak dilakukan upaya pencegahan. Berikut ini beberapa cara untuk mencegah terjadinya henti jantung dengan merubah pola hidup menjadi lebih sehat.

Tidak Merokok

Merokok dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan terutama untuk kesehatan jantung. Oleh karena itu, merokok dan berada di lingkungan perokok tentunya dilarang bagi para pengidap sakit jantung. Sebaiknya hindari rokok untuk mencegah terjadinya henti jantung.

Baca Juga: Mengenang Sikap Bijak Buya Syafii ke Ahok, Uskup Rubiyatmoko Memberi Salam Perpisahan ke Almarhum Buya Syafii

Olahraga Secara Teratur

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI