Suara.com - Seorang remaja bersama keluarga melakukan pengeroyokan kepada perempuan yang tengah hamil tua. Peristiwa tersebut terjadi di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Perempuan yang dikeroyok tersebut adalah istri dari anggota Brimob Kompi Dompu, Briptu Ari Laswadi, Ratu Devi Yeni. Dalam kasus tersebut, Briptu Ari juga ikut dikeroyok.
Kronologi
Pengeroyokan ditelantarai karena Briptu Ari mendamakain MAA (16) yang memukul seorang pemuda.
Ia kemduain bertemu dengan pelaku di pasar malam dan menepuk pundak MAA untuk menegur agar tak memicu keributan lagi.
Sayangnya MAA malah tak terima. Ia mengundang keluarganya untuk mengeroyok Briptu Ari dan istri.
![Ilustrasi pengeroyokan ustadz. [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/02/23/44953-ilustrasi-pengeroyokan-ustadz-istimewa.jpg)
MAA memabwa kakaknya PSS (20) dan ayahnya AR (50) untuk datang ke rumah kos korban di Desa Doromelo, Kecamatan Manggalewa dengan membawa senjata tajam.
Para pelaku langsung masuk ke kamar korban dan mengeroyok Briptu Ari dan istri.
Dua pelaku memukuli Briptu Ari sementara satu pelaku menginjak-injak perut istri Briptu Ari yang tengah hamil tua.
Priptu Ari juga mendapat luka serius sabetan di kaki. Atas kejadian tersebut, ketiga pelaku telah diamankan oleh pihak berwajib.