Maka agar tak terjadi simpang siur terkait minyak sawit merah ini, Teten menjelaskan, minyak sawit merah ini merupakan standar baru dari minyak sawit yang ada selama ini.
Sebenarnya minyak sawit ini memiliki warna kuning kemerahan. Minyak sawit merah sudah ada dan diproduksi di negaran lain.
"Justru minyak sawit merah ini lebih sehat dari kemampuannya dalam memenuhi kebutuhan vitamin A. Dari sisi produksi pun pengolahan minya sawit merah ini sangat efisien dan kompetitif dari sisi harga. Kami sudah ada FGD dan standarisasi dengan BSN, tidak mengubah standar tetapi kami ingin standar baru," pungkas dia.